- Dok. Setpres
Kendala Pasokan Batu Bara PLTU Rampung, Bahlil: On Progres, Enggak Ada Masalah Lagi!
Jakarta, tvOnenews.com - Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menegaskan, kendala pasokan batu bara dengan spesifikasi medium rank atau kalori menengah untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) sudah tuntas.
Hal itu disampaikannya setelah meresmikan Mini LNG Plant PT Sumber Aneka Gas di Tuban, Jawa Timur.
“Sekarang, batu bara semua sudah on progress, jadi enggak ada masalah lagi,” kata Bahlil, dikutip Jumat, 26 Juni 2026.
Hal itu disampaikan Bahlil, terkait adanya kendala pada batu bara kalori menengah, khususnya dengan spesifikasi sekitar 5.200 kcal per kg GAR yang dibutuhkan pembangkit PLN.
Kendala tersebut diakuinya telah menyebabkan adanya gangguan layanan kelistrikan yang sempat terjadi di sejumlah wilayah beberapa waktu lalu.
Bahlil pun sebelumnya menyampaikan telah membentuk tim khusus untuk mengawasi proses pengadaan batu bara bagi PT PLN (Persero), guna mencegah terulangnya persoalan pasokan yang berpotensi mengganggu ketahanan energi nasional.
Dia mengatakan, persoalan pasokan batu bara yang dihadapi PLN bukan pertama kalinya terjadi. Menurutnya, hal serupa juga terjadi pada 2022 sehingga perlu langkah pengawasan yang lebih ketat agar tidak terulang setiap tahun.
Selaras dengan pernyataan Bahlil, Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo mengatakan, penyaluran pasokan batu bara yang sesuai spesifikasi kebutuhan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berjalan dengan lancar.
“Pasokan energi primer (batu bara) yang sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan oleh pembangkit kami berjalan dengan lancar,” ujar Darmawan.
Oleh karena itu, lanjut Darmawan, upaya perbaikan sistem kelistrikan di Pulau Jawa berjalan dengan lancar, dan berangsur-angsur membaik.
Dia menyampaikan bahwa ke depannya, PLN akan memperbaiki tata kelola rantai pasok batu bara dan penguatan pembangkit listrik agar sistem kelistrikan di Pulau Jawa bisa terus terjaga dan terus ditingkatkan.
Mohammad Yudha Prasetya