- Istimewa
Puncak Acara Hari Silsilah ke-35 Kadirun Yahya, Menag Ajak Ribuan Jamaah Doakan Bangsa Indonesia
Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak seluruh jamaah Naqsyabandiyah untuk terus mendoakan bangsa Indonesia agar semakin damai dan sejahtera.
Hal itu disampaikan Nasaruddin Umar dalam sambutan penyelenggaraan peringatan akbar Hari Guru/Hari Silsilah ke-35 tarekat Naqsyabandiyah Al Khalidiyah Maulana Sayyidi Syaikh Kadirun Yahya Muhammad Amin, di Surau Qutubul Amin, Arco, Depok.
"Saya Menteri Agama RI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas penyelenggaraan kegiatan peringatan Hari Silsilah tarekat Naqsyabandiyah Sayyidi Syaikh Kadirun Yahya Muhammad Amin Alkhalidi," kata Menag di depan ribuan jamaah beberapa waktu lalu.
Menag menyampaikan apresiasinya ini lewat videotapping yang ditampilkan di videotron karena berhalangan hadir secara langsung. Menag menegaskan peringatan ini menjadi momen penting untuk mengenang dan meneladani sosok Sayyidi Syaikh Kadirun Yahya sebagai seorang ulama besar, seorang akademisi dan seorang Mursyid kharismatik.
"(Beliau) yang memimpin silsilah emas tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah. Beliau membuktikan kepada kita bahwa kecintaan kepada Allah dan kedalaman spiritual tidak menghalangi kiprah seseorang berkontribusi pada negara, ilmu pengetahuan, keluarga juga menjadi lentera penerang bagi akal dan budi pekerti manusia di era modern yang penuh tantangan," katanya.
Menurutnya, peranan tarekat Naqsyabandiyah yang berpusat pada dzikrullah diharapkan mampu menjadi penawar, benteng pertahanan umat, sebagai sarana taqziatul nafs, dan membangun kesalehan individual, sekaligus memperkuat kesalehan sosial.
Selain itu, Menag juga mengatakan tarekat telah tumbuh secara historis menjadi pilar penjaga moral bangsa, penyebar Islam yang rahmatalil alamin, serta elemen perekat persatuan dan kesatuan negara RI.
"Pemerintah melalui kementerian agama mengajak seluruh jamaah Naqsyabandiyah untuk terus mendoakan bangsa Indonesia agar semakin damai dan sejahtera di dalam lindungan Allah," tutur Menag.
"Mari kita teruskan semangat perjuangan Ayahanda Guru kita, tidak hanya dalam ibadah, tetapi juga di dalam pengabdian kepada masyarat, keluarga dan negara," imbuhnya.
Menag berharap peringatan hari silsilah ini menjadi momen peningkatan kualitas ibadah, mempererat tali silaturahmi dan memberikan keberkahan bagi kita semua.
Hadir dalam acara tersebut Menteri Koodinator (Menko) Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
"Di dalam pengabdian dan doa-doa, tanpa perintah dan permintaan dari pemerintah, dari siapa pun, thoriqoh ini terus mendoakan bangsa kita," kata Cak Imin.
Sementara Ketua Majelis Silaturrahmi SQA Suroso juga mengapresiasi kehadiran pemerintah di tengah peringatan akbar tahun ini.
"Kami juga sangat mengapresiasi perhatian besar Pak Menko Muhaimin Iskandar dan Pak Menag Nasaruddin Umar terhadap peringatan Akbar ini," katanya.
Setiap tahun Yayasan Surau Qutubul Amin (SQA) menyelenggarakan Hari Guru atau Hari Silsilah bertepatan dengan hari kelahiran Sayyidi Syaikh Kadirun Yahya. (muu)