- tvOneNews
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?
Reza bertanya-tanya kenapa amarah dari tersangka di luar batas kemanusiaan. Kekejaman terhadap korban bisa menjadi catatan dalam penerapan risk assessment.
"Berarti ada hal yang perlu didalami terkait dengan sekali lagi pola pengekspresian amarah," lanjutnya.
Reza kemudian mengungkapkan dimensi keempat. Bagian ini menyangkut pada dimensi stabilitas pendidikan dan penghasilan.
Bagian ini selaras dengan pengakuan dari ayah tersangka, Tata. Kepribadian Taufik Hidayat sudah dimanja hingga dibela oleh orang tua ketika melakukan kesalahan.
Berdasarkan dari pihak keluarga hingga sahabat korban, tersangka juga memeras seluruh harta kekayaan milik YTR. Selepas itu, ironisnya Taufik pun mulai melancarkan aksi penganiayaan. Kondisi mental tersangka pun menjadi sorotan bagi Reza Indragiri.
"Stabilitas pendidikan itu bersangkut paut dengan bagaimana dari waktu ke waktu pelaku terus mengalami pematangan secara kognitif, dan perluasan wawasan untuk memecahkan masalah yang dihadapi," bebernya.
"Sementara stabilitas penghasilan berkaitan dengan seberapa jauh untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhannya yang katakanlah yang sifatnya mendasar, termasuk kesehatan," sambungnya.
Dimensi kelima membahas tentang stabilitas tempat tinggal. Dari pengakuan beberapa pihak, tersangka kerap bersikap agresif baik terhadap penjaga kos, penghuni kos lain, termasuk korban.
"Ini menunjukkan seberapa jauh pelaku bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan sosialnya, sekaligus menunjukkan seberapa jauh lingkungan sosial bisa menerima kehadiran dirinya," paparnya.
Ia meyakini kelima dimensi tersebut apabila diulik dengan sempurna, maka risk assessment dalam kasus ini dapat menjawab seperti apa kepribadian dimiliki Taufik Hidayat.
"Kalau lima dimensi itu bisa kita telaah secara menyeluruh lewat risk assessment, maka mudah-mudahan kita akan bisa menangkap dimensi apa saja yang dominan dan bagaimana dinamika satu dimensi dengan dimensi lainnya. Dari situ kita akan bisa menemukan jawaban tentang profil kepribadian dan perilaku si pelaku," tukasnya.
(hap)