news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai..
Sumber :
  • tvOnenews/Syifa Aulia.

Pigai Minta Usut Kematian Peserta Latsarmil, Menteri HAM: Sekalipun Satu Orang, Itu Nyawa Manusia!

Buntut peserta Latsarmil meninggal dunia. Sontak membuat Menteri HAM Natalius Pigai angkat bicara. Bahkan Pigai meminta kematian lima peserta Program SPPI calon
Senin, 29 Juni 2026 - 17:26 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Buntut peserta Latihan Dasar Militer (Latsarmil) meninggal dunia. Sontak membuat Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai angkat bicara. Bahkan, Pigai meminta kematian lima peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) saat mengikuti Latihan Dasar Militer (Latsarmil) diusut.

Karena bagi dia, proses pencarian penyebab kematian harus tetap berjalan agar hak para korban memperoleh keadilan.

Pernyataan itu disampaikan setelah 5 peserta meninggal di sejumlah pusat pendidikan TNI saat mengikuti Latsarmil.

Dalam hal ini, Menteri HAM Pigai menilai pengusutan tetap diperlukan untuk memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian.

"Kalau saya, kematian ini harus diusut. Tidak bisa dibiarkan. Tidak boleh diabaikan. Karena sekalipun nanti pendidikan dasarnya dievaluasi, itu tidak berarti menghilangkan proses pencarian keadilan terhadap mereka yang korban," beber Pigai di kantor Kementerian HAM, Jakarta Selatan, Senin (29/6/2026).

Selain itu, ia menegaskan setiap korban meninggal merupakan nyawa manusia yang harus diperlakukan secara serius dalam proses penegakan hukum.

"Lima orang meninggal itu, itu nyawa manusia. Sekalipun satu orang, itu nyawa manusia," ucapnya.

Di sisi lain, ia jelaskan, bahwa telah memerintahkan jajarannya mengumpulkan informasi mengenai penyebab kematian para peserta, termasuk menelusuri kemungkinan adanya kelalaian agar kejadian serupa tidak terulang.

"Saya sudah perintahkan staf saya untuk cek. Juga supaya apa, nanti supaya tidak boleh terulang kalau tindakan perbuatan yang sama pada masa yang akan dating," ucapnya.

Karena menurut dia, apabila ditemukan unsur kelalaian yang menyebabkan kematian peserta, proses hukum harus tetap dijalankan.

"Kalau ada disebabkan oleh, kalau umpamanya disebabkan oleh ada kelalaian faktor manusia, diproses juga. Tidak boleh, dibiarkan. Kalau ada orang yang menyebabkan, misalnya ada orang lain yang menyebabkan kematian pada orang lain, proses," jelasnya.

Selain meminta pengusutan, Pigai mengusulkan latihan dasar militer bagi calon manajer KDKMP dan KNMP ditinjau ulang karena dinilai tidak berkaitan langsung dengan tugas mereka.

Menurutnya, pembentukan karakter tetap penting, tetapi tidak harus melalui pendidikan militer.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:07
02:04
02:11
01:50
04:26
07:57

Viral