- Tangkapan layar
Dua Pelaku Ditangkap, Satu DPO Kasus Pelempar Bom Molotov di Koja Jakarta Utara Masih Diburu
Jakarta, tvOnenews.com - Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Utara masih memburu satu pelaku dalam kasus pelemparan bom molotov yang terjadi di kawasan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara.
“Polisi mengamankan dua tersangka, sementara satu pelaku lainnya masih berstatus daftar pencarian orang (DPO),” kata Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKP Bima Sakti Pria Laksana, kepada wartawan, Selasa (30/6/2026).
Bima mengungkapkan pelaku yang masih dalam pengejaran, yakni D memiliki peran sebagai membuat dan menyimpan bom molotov.
“Tersangka H bersama MT dan seorang pelaku lain berinisial D yang kini masuk DPO diduga bersepakat melakukan penyerangan terhadap seorang pria berinisial H. Mereka merakit dua bom molotov di area pembuangan sampah, sementara MT membawa sebilah celurit,” jelasnya.
Dalam hal ini, pelaku H ditangkap di kawasan Cipinang Bali, Jakarta Timur, pada Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 00.00 WIB.
Kemudian, pelaku berinisial MT ditangkap di Kampung Kandang, Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara sekitar pukul 02.30 WIB.
“Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Scoopy beserta dokumen kendaraan, rekaman CCTV, serpihan botol bom molotov, hasil visum korban, serta sebuah batu yang digunakan dalam aksi penganiayaan," ucapnya.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 466 KUHP tentang penganiayaan, Pasal 591 juncto Pasal 308 dan Pasal 309 KUHP tentang perusakan dan perbuatan yang membahayakan keselamatan umum serta Pasal 307 KUHP tentang penyalahgunaan senjata tajam dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.
Adapun motif dibalik insiden pelemparan molotov ini dipicu akibat masalah asmara. Terduga pelaku cemburu dengan kekasih baru mantan istrinya.
“Awal ceritanya itu pelaku inisial K alias Medi, dia yang melempar molotov itu. Jadi si pelaku ini punya mantan istri inisial R. Nah, R ini udah punya pacar lagi inisial U,” ujar Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto, kepada wartawan, Selasa (23/6/2026).
Namun, tak disangka, pelaku mengincar keluarga kekasih baru mantan istrinya. Hal ini diketahui dari rekaman video yang memperlihatkan terduga pelaku melempar molotov ke arah keluarga U.
“Si M sudah punya pacar juga. Cuma M itu cemburu sama R dan U. Nah, cemburunya lucu, nyasar ke keluarganya U. Kan di video itu ada orang yang duduk megang HP kan. Itu pamannya U, namanya K,” jelasnya.
Andry memastikan bahwa antara terduga pelaku M dan pamannya U, yakni K tidak ada urusan.
Namun, Andry menyebutkan aksi ini dilakukan akibat terduga pelaku cemburu.
“Antara K tidak ada urusan, tidak ada apa-apa tidak dengan pelaku. Cuma memang si M ini cemburu. Jadi pelaku ini datang ke rumah K lagi, dari jauh udah teriak-teriakan si pelaku. Bom molotov (dilempar) ke K, tapi tidak kena,” ujarnya.
“Jatuh ke jalan (molotov-nya), si ibunya lewat, yang naik motor. Jadi si ibu ini enggak kenal pelaku, enggak kenal semua,” sambung Andry.
Atas peristiwa tersebut, molotov mengenai motor ibu yang tengah melintas bersama anaknya. Tetapi dalam hal ini dipastikan pemotor tidak mengalami luka-luka. (ars/nsi)