news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Luhut Binsar Pandjaitan & Mendagri Tito Karnavian..
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews.com

Luhut Ungkap Sistem Digitalisasi Bansos Bisa Hemat APBN hingga Rp1.500 Triliun

Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan software dari sistem ini dirancang oleh masyarakat Indonesia.
Selasa, 30 Juni 2026 - 14:55 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah menyatakan sedang merancang sistem digitalisasi bantuan sosial (bansos) dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan software dari sistem ini dirancang oleh masyarakat Indonesia.

“Jadi tidak ada kita membeli atau mengimpor software sehingga membuat cost (biaya) yang tinggi,” ungkap Luhut usai rapat koordinasi di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2026).

Dia menjelaskan sistem ini menggabungkan 27.000 aplikasi di seluruh kementerian/lembaga, sehingga tidak memakan biaya yang besar dalam pembuatannya.

Menurut Luhut, sistem digitalisasi bansos ini dapat menghemat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga Rp1.500 triliun lebih.

“Kami sudah lapor ke Presiden, kita bisa menghemat lebih dari Rp1.500 triliun. Angka yang sangat besar,” ungkapnya.

“Saya kira hitungan-hitungan angkanya sudah ada, sudah kami laporkan ke Presiden, dan ini betul-betul angka yang realistis,” tambah Luhut.

Luhut mengatakan penghematan APBN ini akan berdampak terhadap kenaikan tax ratio hingga di angka 13 persen.

“Jadi itu menurut World Bank, bukan menurut kami. Tax ratio kita yang sekarang ini ada 9 persenan, itu saya kira akan bisa secara gradual naik ke 11, 12, 13 persen seperti negara-negara ASEAN atau mungkin lebih baik dari sana,” bebernya. (saa/muu)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:09
00:47
00:52
06:23
05:11
05:29

Viral