- Antara
Ada Kebijakan Bebas Visa, Pemerintah Korea Ingin Dorong Pertumbuhan Kunjungan Wisatawan Indonesia
Jakarta, tvOnenews.com - Perwakilan Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia, Diaz Triandini mengapresiasi atas antusiasme pelaku industri pariwisata Indonesia dalam mempromosikan Korea sebagai salah satu destinasi wisata favorit masyarakat Indonesia.
"Pemerintah Korea sangat mengapresiasi besarnya minat wisatawan Indonesia. Oleh karena itu kami terus menghadirkan berbagai program promosi, meningkatkan konektivitas penerbangan, serta memperluas kerja sama dengan berbagai mitra agar masyarakat Indonesia semakin mudah dan nyaman berwisata ke Korea," ujar dia dalam keterangannya, Selasa (30/6/2026).
Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir minat wisatawan Indonesia terhadap Korea juga terus mengalami peningkatan.
“Fenomena Korean Wave memang masih menjadi salah satu daya tarik utama, namun kini wisatawan Indonesia juga semakin tertarik pada wisata kuliner, budaya, alam, Muslim-friendly tourism, medical tourism, dan wellness tourism,” terangnya.
Dia juga menjelaskan mengenai implementasi kebijakan bebas visa sementara bagi grup wisatawan Indonesia perihal periode pelaksanaan program, persyaratan peserta, ketentuan masa tinggal, hingga prosedur pengajuan yang perlu dipenuhi oleh biro perjalanan.
Diaz menyampaikan kebijakan bebas visa ini memberikan kemudahan bagi wisatawan, kebijakan ini juga diharapkan dapat meningkatkan daya saing harga paket wisata Korea sekaligus mendorong pertumbuhan jumlah kunjungan wisatawan Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.
“Kebijakan tersebut diharapkan mampu menyederhanakan proses administrasi perjalanan bagi wisatawan grup dari Indonesia,” ungkapnya.
Sementara, Director Korea Tourism Organization Jakarta Office, Kim Jisun menambahkan Indonesia merupakan pasar yang terus menunjukkan pertumbuhan positif sehingga memiliki peran penting dalam strategi promosi pariwisata Korea.
"Kami berharap bisa memperkuat kolaborasi dengan travel agent, maskapai penerbangan, dan seluruh mitra industri pariwisata di Indonesia,” tuturnya.