- Antara
Ditanya Apakah Ada CCTV di IGD Rekam dr Icha Diduga Diintimidasi Anggota DPRD TTU, Direktur RS Leona: Kami Serahkan
Jakarta, tvOnenews.com - Direktur RS Leona Kefamenanu, Rizky Anugrah Dewati muncul ke ruang publik. Ia buka suara terkait rekaman CCTV peristiwa dugaan intimidasi dialami Dokter Eliza Princila Utami Pakaenomi atau dr Icha.
Rizky mengetahui terkait kehebohan rekaman CCTV di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Leona. Video tersebut menjawab situasi dugaan intimidasi terhadap dr Icha dilakukan tiga anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).
Rizky menyampaikan kabar terbaru terkait rekaman CCTV di RS Leona. Ia mengaku telah menyerahkan video untuk mengungkap situasi Dokter Icha.
Ia menambahkan, video yang diberikan kepada pihak kepolisian diharapkan sebagai petunjuk dugaan intimidasi menyebabkan Dokter Icha depresi berat dan mengakhiri hidupnya pada Jumat (26/6/2026).
"Ini semuanya masih dalam proses oleh pihak kepolisian," ujar Rizky dalam wawancara dengan tvOne, Rabu (1/7/2026).
- tvOneNews
Ia enggan membahas lebih jauh terkait rekaman CCTV khususnya di ruang IGD. Pihak RS Leona menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.
Dugaan tragedi kematian dialami dr Icha masih misteri. Namun, sejumlah fakta semakin terang benderang menunjukkan dokter muda tersebut tewas diduga akibat intimidasi.
"Jadi, kita harus menghormati proses hukum yang sudah berlangsung," tegasnya.
Lanjut, Direktur RS Leona Kefamenanu itu menyampaikan salah satu perkembangan menyikapi kasus kematian ini. Pihak rumah sakit telah memberikan keterangannya.
Kesaksian mereka dapat mendorong proses penyelidikan lebih cepat yang ditambah dengan rekaman CCTV sebagai alat bukti kuat peristiwa dialami dokter muda berusia 27 tahun tersebut.
"Sejumlah teman kami telah diambil keterangannya oleh pihak kepolisian. Kami juga sudah menyerahkan bukti CCTV di rumah sakit kepada pihak kepolisian," bebernya.
Dokter Rizky menegaskan, pihak RS Leona sedari awal menunjukkan komitmennya. Tujuannya tentu untuk mengawal sekaligus menuntaskan kasus kematian dokter jaga IGD tersebut.
Pasalnya, tragedi ini baru pertama kali terjadi di RS Leona. Ia mengaku sebelumnya tidak pernah adanya peristiwa yang serupa di lingkungan rumah sakit di TTU, NTT tersebut.
"Kami berkomitmen dan mendukung proses dalam penyelesaian persoalan Dokter Icha," katanya.