news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

TPA Jatiwaringin Kebakaran, Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat.
Sumber :
  • Azmi Samsul M.-Antara

TPA Jatiwaringin Kebakaran, Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat

Pemerintah Kabupaten Tangerang Provinsi Banten meningkatkan status penanggulangan kebakaran TPA Jatiwaringin dari siaga menjadi tanggap darurat. 
Rabu, 1 Juli 2026 - 13:48 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Kabupaten Tangerang Provinsi Banten meningkatkan status penanggulangan kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin dari siaga menjadi tanggap darurat. 

Hingga saat ini, luas area yang terbakar diperkirakan 15 hektare. Dampak kebakaran juga mulai dirasakan masyarakat sekitar.

Sebanyak 30 kepala keluarga atau 52 jiwa mengungsi ke Balai Desa Tanjakan Mekar akibat terdampak asap kebakaran.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan status dinaikkan karena menyangkut masalah kesehatan masyarakat dan api yang terus menjalar. 

Adapun peningkatan status itu ditetapkan berdasarkan hasil rapat evaluasi penanggulangan kebakaran TPA sejak Selasa (30/6/2026). 

"Ini menjadi pertimbangan karena dampak pastinya ada asap. Asap ini terbawa oleh angin dan dekat sekali ke pemukiman," ungkapnya, Rabu (1/7/2026).

Selain itu, sambung dia, peningkatan status ini ditetapkan berdasarkan beberapa indikator mulai dari peningkatan luas kebakaran, terjadi lonjakan jumlah titik api dan cakupan dampak kejadian tersebut.

"Rencananya helikopter BNPB akan membantu untuk penyiraman api dari atas karena ada lokasi yang tidak bisa dimasuki oleh kendaraan," terangnya. 

Di sisi lain, Kepala BNPB Suharyanto menginstruksikan jajarannya untuk melakukan asesmen lanjutan, berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan memperkuat upaya pemadaman.

Berdasarkan hasil asesmen sementara di lapangan, Suharyanto menyebut proses pemadaman mengalami kendala karena material yang terbakar didominasi sampah dan bahan mudah terbakar.

Selain itu, titik api berada pada tumpukan sampah dengan ketinggian tertentu sehingga sulit dijangkau oleh petugas.

Kondisi tersebut diperparah dengan embusan angin yang cukup kencang dan cuaca panas yang menyebabkan api cepat menjalar. 

"Kita datangkan dua helikopter water bombing dan jika diperlukan lakukan operasi modifikasi cuaca," katanya. 

Selain itu, upaya pemadaman di darat terus dilakukan dengan mengerahkan 10 mobil pemadam kebakaran. (ant/nsi)

 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:04
03:20
02:42
04:31
05:07
05:01

Viral