News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.
Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:59 WIB
Pria berinisial FP, tersangka penganiayaan terhadap caddy golf dibawa ke Polres Metro Tangerang Kota setelah ditangkap di wilayah Kota Bandar Lampung
Sumber :
  • tvOneNews

Jakarta, tvOnenews.com - Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap identitas pelaku penganiayaan terhadap seorang perempuan berprofesi sebagai caddy golf atau pramugolf di kawasan lapangan golf di Kota Tangerang.

Polisi menyampaikan identitas pelaku penganiayaan untuk meluruskan isu liar yang berkembang di media sosial. Hal ini mengingat kasus menimpa caddy golf viral hingga menggegerkan publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Iwan mengetahui rumor mengenai identitas pelaku penganiayaan. Isu ini mencuat seiring video rekaman CCTV menunjukkan tindak kekerasan terhadap caddy golf viral di media sosial.

Ia menegaskan bahwa, pelaku berinisial FP bukanlah sosok pejabat publik. Pelaku yang menghajar seorang perempuan di area lapangan golf tersebut hanya pekerja wiraswasta.

"Pelaku atau tersangka bukan pejabat publik seperti yang beredar di media sosial. Beliau hanya kerja di wiraswasta," ujar Iwan saat dihubungi tim tvOne, Sabtu (27/6/2026).

Di Mana Tempat Kerja Pelaku Penganiayaan Caddy Golf?

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, identitas pelaku merupakan seorang pengusaha. FP bekerja di sebuah tempat penjualan mobil bekas.

Kebiasaannya sehari-hari mencari mobil bekas. Selepas itu, pelaku menjual kembali di wilayah luar Jakarta, seperti menyasar ke daerah Lampung hingga Pulau Sumatera.

"Untuk tersangka memang pekerjaannya wiraswasta. Tersangka ini sehari-hari menjalani pekerjaannya jual beli mobil second," kata Iwan.

Selain itu, Iwan menyampaikan identitas lain dari pelaku. Status pria berinisial FP telah menikah.

"Pelaku juga sudah berkeluarga," tambahnya.

Informasi mengenai hal ini setelah Tim Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota menangkap FP. Kegiatan penangkapan dipimpin oleh Kasat Reskrim AKBP Parikhesit terjadi di kediaman pelaku di Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, Jumat (26/6/2026).

Pada sekitar pukul 09.00 WIB, FP sedang berada di kediamannya. Hal ini memudahkan polisi mengidentifikasi keberadaannya dan langsung dibawa ke kantor Polres Metro Tangerang Kota.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kronologi Pelaku Aniaya Caddy Golf di Tangerang

Sebelumnya, sebuah video rekaman CCTV viral di media sosial. Di dalamnya menunjukkan FP tiba-tiba turun dari mobil golf ketika bersama korban saat berada di area Lapangan Golf Modern Land di Kelapa Indah, Kota Tangerang, Banten, Selasa (23/6/2026) malam.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral