- Istimewa
Gelombang PHK Tokopedia Capai 90 Persen, Pemerintah Akui Industri Tertekan dari Dua Arah
“Makanya Pak Menteri (Menko Perekonomian Airlangga Hartarto) kemarin selalu memperhatikan kalau kira-kira secara sektoral itu memang pasti harus diberikan insentif,” tegas dia.
“Kan kemarin contoh misalkan yang kena duluan bahan baku plastik itu kan tinggi sekali naiknya sampai 115 persen kan naiknya. Nah itu kena kita kasih stimulus dulu pembebasan bea masuknya,” tuturnya.
Ia menegaskan pemerintah akan terus melakukan evaluasi terhadap sektor-sektor yang mengalami tekanan agar dampaknya tidak semakin meluas terhadap tenaga kerja.
“Jadi memang harus kita evaluasi terus, dan sektoral nanti harus kita tangani. Kalau enggak ya akan kena seperti itu. Secara keseluruhan ya, saya enggak ngomong Tokopedia, enggak ngomong kemarin ada industri otomotif, ada ini,” katanya.
Meski demikian, ia mengakui tekanan global berpotensi memicu PHK di sejumlah perusahaan yang tidak mampu bertahan menghadapi kondisi tersebut.
“Tapi secara keseluruhan industri memang tekanan global itu memang masih cukup besar untuk industri sehingga baik input maupun outputnya memang akan terkena seperti itu,” ungkapnya.
“Dan beberapa yang mungkin enggak bisa survive ya akan kena PHK seperti itu. Makanya pemerintah selalu antisipasi beberapa sektor kita kasih insentif, khususnya untuk bahan bakunya,” ujar Susiwijono.
Sebelumnya, TikTok Tokopedia membenarkan tengah melakukan penyelarasan organisasi di bidang riset dan pengembangan (research and development/R&D) sebagai bagian dari strategi bisnis jangka panjang. Langkah tersebut muncul di tengah beredarnya kabar PHK terhadap sejumlah karyawan Tokopedia.
Juru Bicara TikTok menyatakan penyesuaian organisasi dilakukan untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan bagi perusahaan, kreator, maupun penjual di platform.
“Kami tengah menyelaraskan organisasi R&D pada ranah yang dapat mendorong pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan bagi bisnis kami, komunitas kreator, dan penjual di platform kami,” kata Juru Bicara TikTok dalam keterangan resmi, Kamis (2/7/2026).
TikTok menyebut keputusan tersebut bukan langkah yang mudah dan memastikan perusahaan akan memberikan dukungan kepada karyawan yang terdampak selama masa transisi.
Perusahaan juga menegaskan tetap berkomitmen melanjutkan investasi dalam pengembangan Tokopedia serta mendukung pelaku usaha lokal.(agr/raa)