- Azmi Samsul M.-Antara
Puluhan Warga di Sekitar TPA Jatiwaringin Terkena ISPA, Langsung Dapat Pendampingan Tim Medis
Jakarta, tvOnenews.com - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyebut sebanyak 22 jiwa warga di sekitar TPA Jatiwaringin terjangkit ISPA akibat dampak paparan asap kebakaran.
Maesyal mengatakan puluhan jiwa warga tersebut langsung mendapat pendampingan khusus dari tim medis.
"Dari ratusan warga yang terindikasi terkena ISPA, ada 22 orang warga masih ditangani petugas Puskesmas dari Dinkes Kabupaten Tangerang," katanya, Minggu (5/7/2026).
Berdasarkan data laporan Dinas Kesehatan, 154 jiwa warga terkena gejala infeksi saluran pernapasan.
Adapun 22 jiwa diantaranya tengah menjalani penanganan medis secara berkala saat ini.
Meski begitu, Maesyal menyebut pihaknya terus melakukan penanganan melalui pengawasan yang dilakukan oleh petugas kesehatan.
"Dinas Kesehatan maupun dari Puskesmas door to door. Jadi mendatangi rumah-rumah warga yang tidak mengungsi ke posko untuk diperiksa," ujarnya.
Dua lokasi posko kedaruratan sebagai tempat pengungsian masyarakat yang terdampak paparan asap TPA Jatiwaringin turut dibangun.
"Yang pertama posko pengungsian adalah di Tanjakan Mekar, di sana lokasinya di kantor desa. Yang kedua di Desa Rajeg Mulya. Jadi dua-duanya ini sudah kita tempatkan," terangnya.
Dari posko-posko yang disiapkannya, sambung dia, sudah terdapat ratusan warga telah dilakukan evakuasi ke pengungsian oleh petugas gabungan dari BPBD dan TNI/Polri.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi menambahkan pihaknya menyiagakan sebanyak 50 tenaga medis.
Dia menyebut fokus utama penanganan medis saat ini adalah mencegah agar ISPA tersebut tidak memburuk menjadi penyakit pneumonia.
"Jadi kita memang menganjurkan ke masyarakat jangan sampai terpapar ISPA. Jadi hindari paparan asap. Kalau seandainya terpaksa terkena paparan, kita harus pakai masker," pungkasnya. (ant/nsi)