- Istimewa
Deretan Fakta Nadira Az-Zahra Hilang, Terbaru Mahasiswi Telkom University itu Ditemukan dalam Kondisi Sendiri
Selain itu, polisi juga mendatangi keluarga Nadira. Tujuannya untuk mendapatkan informasi dan mendalami misteri hilangnya mahasiswi Telkom University tersebut.
4. Keluarga Mendatangi Telkom University
Selain melaporkan kejadian ini kepada Polrestabes Bandung, pihak keluarga juga mendatangi Direktorat Kemahsiswaan, Karier, dan Alumni (Ditmawa/KKA) Telkom University.
Pengaduan ini agar pihak kampus bantu menyebarkan informasi hilangnya Nadira. Sontak, Head of Secretary and Public Relations Telkom University, Roosdiana Noor Rochmah mengatakan, pihaknya pun mengajak masyarakat dan seluruh civitas akademika turut mencari mahasiswinya.
5. Nadira Keluar dari Seluruh Grup WhatsApp
Fakta lainnya mengacu pada kejanggalan di tengah hilangnya Nadira. Mahasiswi Tel-U tersebut diketahui sempat keluar dari seluruh grup WhatsApp yang diikutinya.
Tak hanya itu, seluruh akun media sosial milik Nadira Az-Zahra juga mendadak hilang atau tidak lagi dapat ditemukan. Fenomena ini terjadi setelah beberapa jam berpamitan kuliah.
Menariknya, Nadira juga masih sempat mengirimkan pesan kepada ibunya yang menunjukkan bahwa dirinya telah tiba di kampus. Hal itu terjadi setelah 20 menit berpamitan untuk berangkat ke Tel-U.
6. Pelacakan Nomor & Riwayat Ojol
Situasi ini, kata Budhi Purwa, membuat pihak keluarga berupaya untuk berkomunikasi dengan perusahaan penyedia layanan telekomunikasi. Tujuannya untuk bantu melacak nomor telepon yang dipakai Nadira.
Pihak keluarga juga meminta bantuan perusahaan ojol agar menemukan riwayat driver yang ditumpangi Nadira. Sebab, mahasiswi tersebut memang terbiasa menggunakan ojol di setiap aktivitas, termasuk berangkat kuliah.
7. Sempat Kena Kabar Hoaks
Budhi mendengar kabar yang sempat menghebohkan publik. Nadira dilaporkan telah ditemukan dan berada di kediaman kerabat atau bibinya di kawasan Majalaya, Kabupaten Bandung.
Budhi selaku paman korban menegaskan bahwa, Nadira belum juga ditemukan sampai Minggu (5/7/2026). Ia menyayangkan maraknya kabar berseliweran atau hoaks yang beredar di media sosial.
Menurut Budhi, kabar tanpa informasi yang terkonfirmasi dengan jelas rentan terindikasi penipuan atau hoaks. Pihak keluarga menghargai banyak pihak bantu menyebarkan hilangnya Nadira.
Oleh karena itu, pihak keluarga meminta agar informasi yang disampaikan terukur dan jelas. Sebab, pihaknya masih mencari keberadaan Nadira dengan bekerja sama pihak kepolisian.