news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi listrik PLN..
Sumber :
  • ANTARA

Soal Modernisasi Sistem Kelistrikan Nasional, AMI atau Smart Meter Jadi Bahasan Utama

Proyek Advanced Metering Infrastructure (AMI) atau Smart Meter dinilai merupakan bagian dari transformasi digital kelistrikan nasional yang telah diimplementasikan secara bertahap sejak 2023.
Selasa, 7 Juli 2026 - 20:01 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Proyek Advanced Metering Infrastructure (AMI) atau Smart Meter dinilai merupakan bagian dari transformasi digital kelistrikan nasional yang telah diimplementasikan secara bertahap sejak 2023.

Program tersebut diketahui telah diterapkan di berbagai wilayah Indonesia dan memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan yang lebih modern, efisien, transparan, dan berbasis digital.

Digitalisasi tidak hanya diterapkan pada layanan pelanggan, tetapi juga mencakup sistem pembangkitan, transmisi, distribusi, hingga tata kelola perusahaan sehingga membentuk ekosistem kelistrikan yang lebih terintegrasi dan berbasis data. Transformasi PLN juga mencakup restrukturisasi organisasi, penguatan platform digital, percepatan transisi energi, serta modernisasi layanan publik melalui berbagai inovasi teknologi.

Disebutkan bahwa proyek Smart Meter AMI yang mulai dijalankan di berbagai wilayah Indonesia sejak 2023. Teknologi ini memungkinkan pencatatan konsumsi listrik dilakukan secara otomatis dan real time, sehingga meningkatkan akurasi pencatatan, mempercepat penanganan gangguan, mengurangi potensi kesalahan pencatatan manual, serta menghadirkan pelayanan yang lebih modern, efisien, dan transparan bagi pelanggan.

Sejak dimulainya pada tahun 2023, PLN telah melakukan penggantian meteran konvensional kepada sekitar 1,2 juta pelanggan yang tersebar di delapan Unit Induk Distribusi (UID), yakni Sumatera Utara, Banten, Jakarta Raya, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, serta Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat. 

Direktur Center for Youth Energy Appreciation (CYEA), Jefferson, mengatakan bahwa setiap dugaan atau informasi yang berkembang mengenai suatu proyek strategis nasional perlu disikapi secara objektif dengan mengedepankan fakta implementasi dan menghormati proses hukum yang berlaku.

"Kami menghormati setiap proses hukum apabila terdapat dugaan pelanggaran dalam suatu proyek. Namun, di sisi lain publik juga perlu melihat fakta bahwa implementasi Smart Meter AMI telah berjalan sejak 2023 dan telah menjangkau sekitar 1,2 juta pelanggan di delapan Unit Induk Distribusi."

"Program ini telah memberikan manfaat nyata melalui peningkatan akurasi pencatatan konsumsi listrik, percepatan penanganan gangguan, peningkatan efisiensi pelayanan, serta transparansi penggunaan energi bagi pelanggan. Fakta-fakta tersebut penting menjadi bagian dari informasi yang diterima masyarakat agar tidak terjadi pembentukan opini yang mengabaikan realitas implementasi di lapangan," ujar Jefferson.

Menurut Jefferson, selama beberapa tahun terakhir proyek ini menunjukkan perubahan paradigma dalam pengelolaan sistem kelistrikan nasional. 

Digitalisasi tidak lagi sekadar menghadirkan layanan berbasis aplikasi, melainkan menjadi instrumen utama dalam meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat tata kelola perusahaan, mempercepat pengambilan keputusan berbasis data, serta meningkatkan keandalan pasokan listrik kepada masyarakat.

CYEA menilai keberhasilan ini merupakan salah satu pencapaian penting dalam modernisasi sistem kelistrikan nasional.

"Seluruh manfaat tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan sistem kelistrikan nasional yang modern, adaptif, dan berkelanjutan," katanya.

CYEA berpandangan bahwa setiap informasi yang berkembang mengenai proyek strategis nasional hendaknya disikapi secara proporsional dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menghormati proses penegakan hukum.

Di saat yang sama, fakta mengenai implementasi program dan manfaat yang telah dirasakan masyarakat juga perlu menjadi bagian dari ruang informasi publik agar masyarakat memperoleh gambaran yang utuh dan berimbang.

Sebagai organisasi yang memiliki perhatian terhadap pengembangan sektor energi nasional, CYEA meyakini bahwa inovasi teknologi merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari dalam menghadapi tantangan transisi energi dan digitalisasi.

"Pemanfaatan teknologi informasi di sektor ketenagalistrikan akan meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola perusahaan, serta menciptakan pelayanan publik yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman," pungkasnya.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

14:30
02:19
06:15
00:53
03:05
12:19

Viral