- Dokumentasi PKB
PKB: 5 Tahun Terakhir, PBNU Lebih Banyak Cerita Konfliknya
Jakarta, tvOnenews.com - Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hasanuddin Wahid atau Cak Udin mengatakan kepengurusan NU membutuhkan penyegaran.
Kata dia, marwah dan martabat NU ke depan akan semakin terpuruk jika tidak ada penyegaran struktur kepengurusan.
"Kalau saya sih menganggap bahwa NU perlu direfreshing. Jadi di-refresh lah, kenapa? Karena tanpa ada refreshing ini akan menjadikan peran, fungsi, marwah, martabat NU ke depan dalam kehidupan keagamaan, kemasyarakatan dan kebangsaan akan semakin terpuruk," kata Cak Udin kepada wartawan, dikutip Kamis, 16 Juli 2026.
Dia lantas menyebut kepengurusan NU pada periode ini diwarnai oleh konflik dari para elitnya dibandingkan dengan keberhasilan mengayomi masyarakat.
"Karena 5 tahun terakhir ini kan kita lihat, kita dipertontonkan konflik para elitnya gitu, secara terbuka gitu. Jadi, lebih banyak cerita konflik, cerita berantem daripada cerita keberhasilan mengayomi masyarakat, memberdayakan masyarakat, dan sebagainya," tutur dia.
Maka dari itu, dia setuju dengan pendapat Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang mengatakan struktur pengurus PBNU perlu penyegaran.
"Karena itu, kita setuju seperti yang Gus Muhaimin bilang ya, perlu refreshing begitu. Jadi, siapakah itu? Ya, yang bukan yang sekarang. Silakan dipilih mau siapapun, yang penting yang bukan sekarang," ungkap Cak Udin.
Yeni Lestari