news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

dr Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dokter Icha, Dokter PPDS Adrian Rantung, dan dokter Alex Cristo Loris.
Sumber :
  • Kolase tvOneNews & Instagram/@soalunsrat/@fkunri_official

3 Kasus Kematian Dokter Viral Bulan ini: dari dr Icha hingga Dokter PPDS di Siak Tewas di Semak-semak

Berikut rekapan kasus kematian dokter yang viral hingga pertengahan Juli 2026, mulai dari Dokter Icha, Dokter PPDS, dr Adrian Rantung dan dr Alex Kristo Loris.
Jumat, 17 Juli 2026 - 06:03 WIB
Reporter:
Editor :

dr Icha menjalani perawatan medis selama beberapa hari. Meski kondisinya sudah membaik, ia masih mengalami ketakutan yang memicu dirinya depresi berat.

Keluarga sempat menjadwalkan pemeriksaan lanjutan di RS Bhayangkara Kupang pada Jumat, 26 Juni 2026, sekitar pukul 16.00 Wita. Sayangnya dr Icha ditemukan sudah tidak bernyawa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dr Icha mengakhiri hidupnya diduga akibat intimidasi. Sementara, terduga pelaku yang tercatat sebanyak empat orang, di antaranya 3 anggota DPRD TTU dan satu dokter hewan ASN dari Dinas Peternakan Kabupaten TTU.

Hingga kini, kasus kematian dokter Icha masih berjalan. Terbaru, polisi memeriksa sebanyak 32 saksi yang di antaranya 27 saksi diperiksa di Polres TTU, sedangkan lima saksi dari keluarga korban di Mapolda NTT.

2. Dokter PPDS Adrian Rantung

Dokter PPDS FK Unsrat Manado dr Adrian Rantung diduga bunuh diri setelah mengalami perundungan
Sumber :
  • Instagram @kemenkes_ri

Kasus kematian tenaga medis juga datang dari Manado. Dokter PPDS Anestesiologi Fakultas Kedokteran Unsrat Manado, dr Adrian Rantung meninggal dunia.

Dokter Adrian Rantung diduga meninggal dunia pasca mengakhiri hidupnya. Motifnya diduga akibat mengalami perundungan atau bullying.

Dokter PPDS tersebut diduga memperoleh aksi perundungan dari seniornya. Hal itu terjadi selama bertugas di RSUP Prof Dr R.D. Kandou Manado.

Adrian ditemukan tewas di kamar kosnya. Ia diduga meregang nyawa akibat menenggak cairan pembersih kamar mandi. Kematiannya pun pertama kali diungkap melalui akun Threads rekan sejawatnya @radietyaalvarabie.

Peserta PPDS dari Unsrat tersebut ditemukan meninggal dunia setelah tidak hadir menjalani jadwal jaga pada Minggu (5/7/2026).

"Telah berpulang dr Adrian PPDS Anestesi Univ Sam Ratulangi Manado (RS Prof Dr Kandou). Ditemukan berpulang dengan kondisi sicde saat jadwal jaga Almarhum," tulisnya.

Rekan sejawatnya juga membagikan tangkapan layar yang berisi menerangkan kronologi saat menemukan jenazah Adrian. Ketidakhadiran Adrian membuat sejumlah rekannya datang mengecek kamar indekosnya.

"Karena enggak datang, dicek ke kosannya lalu diketok enggak dibuka, ternyata sudah enggak bernyawa," lanjutnya.

Kabar kematian dr Adrian Rantung juga mengundang perhatian Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Kemenkes turut menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya dokter PPDS tersebut.

"Semangat beliau selama menjalani masa pendidikan sebagai PPDS Anestesi di RS Prof. Dr. R. D. Kandou Manado adalah teladan nyata tentang pengabdian tanpa batas," tulis Kemenkes dalam keterangan resminya.

Berita Terkait

1
2
3 4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:35
01:10
01:48
08:00
01:13
06:45

Viral