- Antara
Rupiah Menguat ke Rp 17.980 saat Pemerintah Berupaya Tangani Inflasi dan BI Tegaskan Independensi
"Mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 17.986-Rp 18.030," ujarnya.
Sebagai informasi, harga produsen AS secara tak terduga turun 0,3 persen pada bulan Juni 2026, dibandingkan dengan ekspektasi tidak ada perubahan bulanan menyusul data inflasi konsumen yang lebih rendah awal pekan ini.
Laporan berturut-turut tersebut memperkuat tanda-tanda bahwa tekanan harga yang mendasarinya mereda dan mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve yang akan segera terjadi.
Namun, investor sebagian besar mengabaikan data inflasi yang bersifat retrospektif, karena pertempuran yang kembali terjadi di Timur Tengah mendorong harga minyak mentah lebih tinggi untuk sesi keempat berturut-turut.
Eskalasi terbaru telah menghidupkan kembali kekhawatiran bahwa biaya energi yang lebih tinggi dapat memicu inflasi di masa depan, berpotensi membatasi ruang lingkup Federal Reserve untuk melonggarkan kebijakan meskipun terjadi pendinginan tekanan harga baru-baru ini.
Mohammad Yudha Prasetya