news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden Prabowo saat memberikan taklimat pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026)..
Sumber :
  • Sekretariat Presiden

Pidato Keras Presiden Prabowo di Sidang Kabinet: Zero Hunger, Tidak Boleh Ada Rakyat Lapar

Presiden Prabowo Subianto menyebutkan, bahwa kebijakan pemerintah yang ditujukan untuk membantu rakyat miskin masih kerap dipersoalkan sebagai pemborosan. Namun
Senin, 20 Juli 2026 - 18:30 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto menyebutkan, bahwa kebijakan pemerintah yang ditujukan untuk membantu rakyat miskin masih kerap dipersoalkan sebagai pemborosan. Namun, praktik kecurangan dan penyelundupan justru tidak mendapat perhatian yang sama.

Hal ini disampaikan dalam pidato keras Presiden Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Prabowo juga jelaskan, pemerintah menempatkan ketahanan pangan, pengentasan kelaparan, dan pengurangan kemiskinan sebagai prioritas. 

Menurutnya, arah kebijakan tersebut sejalan dengan agenda global, bukan semata pilihan pemerintah.

Bahkan Presiden Prabowo merujuk pada target Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang menempatkan penghapusan kemiskinan (No Poverty) sebagai tujuan utama.

"Saudara-saudara, PBB sudah meramalkan bahaya kelaparan. Mereka canangkan SDG pertama untuk semua bangsa di dunia, SDG pertama adalah No Poverty, tidak ada kemiskinan," jelas Prabowo.

Prabowo kemudian menyoroti kritik terhadap program yang menyasar masyarakat berpenghasilan rendah. Menurutnya, upaya membantu rakyat miskin justru sering dinilai sebagai pemborosan.

"Kalau kita mau bantu rakyat kita yang miskin, dibilang pemborosan. Kalau kecurangan, penyelundupan, diam. Orang besar kasih kredit terus, triliunan. Orang kecil enggak boleh terima apa-apa. Zero Hunger, tidak boleh ada orang Indonesia yang lapar," ujarnya.

Menurut Prabowo, pemerintah terus mempelajari pengalaman sejumlah negara yang dinilai berhasil menekan angka kemiskinan dan kelaparan.

Ia mengatakan Indonesia telah mengirim tim untuk mempelajari kebijakan di India, Brasil, Tiongkok, dan Vietnam.

"Saya minta belajar, kita belajar dari negara-negara lain, jangan malu belajar. Kirim tim ke India, kirim tim ke Brazil, kirim tim ke Tiongkok, kirim tim ke Vietnam, belajar bagaimana mereka hilangkan kelaparan. Tidak boleh anggota G20, Indonesia ada rakyat yang lapar," katanya.

Selain pengentasan kemiskinan dan kelaparan, Prabowo mengatakan pemerintah juga menjalankan berbagai program yang mengacu pada tujuan pembangunan berkelanjutan, antara lain kesehatan, pendidikan, kesetaraan gender, akses air bersih, energi, pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, dan pengurangan kesenjangan.

"Ini yang sedang kita kerjakan. Jadi jangan ragu-ragu. Kita berada di jalan yang benar," pungkas Prabowo. (aag)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:28
02:23
01:37
04:43
04:30
05:26

Viral