news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa..
Sumber :
  • Antara

Heboh Pengadaan Kipas Angin Kopdes Merah Putih Capai Rp1,8 Triliun, Purbaya Buka Suara

Purbaya mengatakan pengelolaan Kopdes Merah Putih bukan berada di bawah Kemenkeu. Melainkan, tanggung jawab pihak pelaksana yaitu PT Agrinas Pangan Nusantara.
Jumat, 24 Juli 2026 - 07:59 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara soal isu pengadaan kipas angin senilai Rp1,8 triliun untuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Purbaya mengaku belum mengetahui informasi terkait isu pengadaan kipas Kopdes Merah Putih tersebut. 

Sebab, kata Purbaya, pengelolaan Kopdes Merah Putih bukan berada di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Melainkan, tanggung jawab pihak pelaksana yaitu PT Agrinas Pangan Nusantara.

"Saya nggak tahu, nanti saya cek," ucap Purbaya kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/7/2026).

"Koperasi kan tanggung jawabnya Agrinas kan. Kita hanya bayar cicilannya saja, manajemen dan segala macam di sana," sambungnya.

Sebelumnya, isu mengenai pengadaan kipas angin senilai Rp1,8 triliun untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) menjadi sorotan. 

Hal itu disampaikan Anggota Komisi VI DPR Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Mufti Anam dalam Rapat Kerja Komisi VI bersama Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu 15 Juli 2026.

"Hari ini rakyat sedang dihebohkan dengan isu adanya pengadaan kipas angin 1,8 juta dengan nilainya Rp1,8 triliun. Lalu dari isu ini kami mencari informasi tapi kami tidak dapat satu informasi pun dari pemerintah adanya pengadaan ini. Kami juga informasi pihak-pihak terkait tidak berani jawab. Maka pada kesempatan ini kami ingin tanya kepada pak menteri, isu soal pengadaan 1,8 juta kipas angin dengan anggaran Rp1,8 triliun betul tidak pak?" ujar Mufti.

Mufti membandingkan harga kipas angin merek ternama di e-commerce yang hanya berkisar di angka Rp300 ribuan per unit. 

Menurutnya, jika pemerintah melakukan pengadaan dalam skala besar hingga 1,8 juta unit, seharusnya harga per unit bisa jauh lebih efisien.

"Kipas angin Cosmos di e-commerce official store milik Cosmos itu harganya Rp338 ribu. Lalu kemudian cek di Shopee, Tokopedia, harganya lebih murah lagi hanya Rp300 ribuan. Itu kalau beli satuan. Artinya kalau pemerintah beli dalam jumlah ribuan, bahkan 1,8 juta. Artinya pastinya jauh lebih murah dari Rp300 ribu yang kita temukan di Shopee dan Tokopedia. Itu kipas angin standing loh Pak, yang hempasan anginnya bisa mungkin menghempaskan tikus-tikus di KDKMP," jelasnya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

11:10
01:48
08:01
05:28
03:56
01:39

Viral