news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kerap Jadi Pilihan Pengobatan ke Luar Negeri, Malaysia Perkuat Layanan Wisata Medis Untuk Pasien Indonesia.
Sumber :
  • Istimewa

Kerap Jadi Pilihan Pengobatan ke Luar Negeri, Malaysia Perkuat Layanan Wisata Medis Untuk Pasien Indonesia

Kota Melaka Malaysia dikenal sebagai salah satu destinasi wisata medis favorit hingga menjadi salah satu tujuan utama masyarakat Indonesia dalam berobat ke luar negeri.
Jumat, 24 Juli 2026 - 16:19 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Kota Melaka Malaysia dikenal sebagai salah satu destinasi wisata medis favorit hingga menjadi salah satu tujuan utama masyarakat Indonesia dalam berobat ke luar negeri.

Tercatat sepanjang 2025, wisatawan Indonesia menyumbang sekitar RM2,2 miliar terhadap pendapatan wisata medis Malaysia, meningkat 23 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan berkontribusi hampir 66 persen terhadap total pendapatan industri tersebut.

Pada periode yang sama, jumlah wisatawan kesehatan asal Indonesia yang berobat ke Malaysia mencapai lebih dari 970.000 orang. Angka ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap ekosistem layanan kesehatan Malaysia.

Layanan medis yang paling banyak diminati pasien Indonesia meliputi medical check-up, gastroenterologi, perawatan kanker, endokrinologi, kardiologi, serta bedah ortopedi.

Tingginya permintaan tersebut memperkuat posisi Malaysia sebagai destinasi layanan kesehatan yang komprehensif dan berfokus pada pasien.

Layanan wisata medis ini salah satunya berkat kehadiran Mahkota Medical Centre, rumah sakit yang telah dipercaya pasien Indonesia selama lebih dari 25 tahun.

Mahkota juga memulai pembangunan gedung rumah sakit baru setinggi 10 lantai yang akan meningkatkan kapasitas menjadi 430 tempat tidur pada 2029 guna memenuhi permintaan layanan kesehatan yang terus meningkat.

Blok baru tersebut akan dilengkapi berbagai fasilitas modern, mulai dari ruang rawat inap tambahan, pusat kanker yang lebih luas, ruang operasi, hingga unit perawatan intensif (ICU) berbasis teknologi pintar.

Selain itu juga akan menghadirkan laboratorium patologi digital, teknologi diagnostik yang lebih cepat dan akurat, serta konsep Smart Hospital untuk meningkatkan kualitas pelayanan pasien. Tak hanya itu ada pula rencana meningkatkan jumlah tenaga perawat dan tenaga kesehatan hingga 10 persen guna mendukung pertumbuhan layanan kesehatan dan sektor wisata medis.

Chief Executive Officer Mahkota Medical Centre, Teo Chin Yee, menyebutkan pengembangan ini akan memperkuat kemampuan rumah sakit dalam menangani kasus-kasus medis yang lebih kompleks sekaligus meningkatkan pengalaman pasien.

"Melalui investasi pada infrastruktur klinis, teknologi, dan sistem kerja yang lebih modern, kami ingin menghadirkan layanan kesehatan yang lebih komprehensif untuk masyarakat Indonesia," ujar dia dalam keterangannya, Jumat (24/7/2026).

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:29
04:17
05:51
07:09
07:39
02:38

Viral