- Abdul Gani Siregar/tvOnenews.com
Geopolitik Panas, Sugiono: Dialog Saja Tak Cukup, ASEAN Harus Jadi Benteng Stabilitas Indo-Pasifik
Indonesia juga mendorong revitalisasi EAS agar semakin relevan dalam menjawab tantangan masa depan melalui penguatan kerja sama di bidang ketahanan energi dan pangan, keamanan maritim, serta penanggulangan kejahatan lintas negara.
“Masa depan Indo-Pasifik tidak akan ditentukan oleh rivalitas, tetapi oleh kemampuan kita untuk bekerja sama. EAS harus tetap bersatu dalam tujuan, teguh pada prinsip, dan efektif dalam tindakan,” pungkas Sugiono.
East Asia Summit merupakan forum strategis tingkat pemimpin yang dibentuk pada 2005 dan kini beranggotakan 19 negara, terdiri atas 11 negara ASEAN serta delapan mitra dialog ASEAN, yakni Australia, Republik Rakyat Tiongkok, India, Jepang, Republik Korea, Selandia Baru, Rusia, dan Amerika Serikat.
Pertemuan Tingkat Menteri EAS ke-16 yang menjadi bagian dari rangkaian AMM/PMC ke-59 di bawah Keketuaan ASEAN Filipina itu menghasilkan Chair’s Statement of the 16th East Asia Summit Foreign Ministers’ Meeting. (agr/ree)