- istimewa
UMKM Oleh-Oleh Khas Demak Sukses Perluas Pasar dan Berhasil Naik Kelas Berkat Pemberdayaan BRI
Melihat manfaat yang ditawarkan, Rumiyati memutuskan bergabung pada 2020. Di Rumah BUMN, ia memperoleh pembinaan secara bertahap, mulai dari penataan administrasi usaha, pengembangan kemasan dan pemasaran, hingga pemanfaatan platform digital.
Rumiyati juga mengikuti berbagai program seperti BRI Incubator dan Brilianpreneur yang memperluas wawasannya dalam mengembangkan strategi bisnis serta membuka akses terhadap peluang pasar yang lebih luas.
"Melalui Rumah BUMN BRI Demak, saya banyak belajar bagaimana mengelola usaha dengan lebih baik. Tidak hanya diajarkan soal pemasaran digital, tetapi juga bagaimana membangun produk yang lebih siap bersaing. Pendampingannya benar-benar berkelanjutan, sehingga kami semakin percaya diri untuk mengembangkan usaha," kata Rumiyati.
Menurutnya, pendampingan Rumah BUMN tersebut menjadi salah satu dorongan penting bagi Bambwi Jaya untuk naik kelas.
Produk yang awalnya dikembangkan sebagai oleh-oleh khas daerah kini mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Di sisi lain, penggunaan QRIS dan BRImo turut membantu proses transaksi menjadi lebih mudah bagi pembeli, sehingga operasional usaha dapat berjalan semakin efisien.
Bahkan, Bambwi Jaya kini mampu membuka lapangan kerja bagi tiga orang tenaga kerja lokal yang terlibat dalam proses produksi hingga operasional usaha sehari-hari.
“Kami sangat terbantu dengan adanya pemasaran di Rumah BUMN BRI Demak. Selain itu, proses transaksi kami pun sangat terbantu dengan adanya QRIS dan BRImo, sehingga kami dapat menyediakan kemudahan pembayaran bagi pembeli,” ujar Rumiyati.
Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan bahwa kisah Bambwi Jaya menunjukkan pentingnya pendampingan yang berkelanjutan bagi UMKM.
Menurutnya, UMKM membutuhkan ekosistem yang tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tetapi juga membuka ruang pembelajaran, perluasan pasar, dan penguatan kapasitas usaha.
“BRI terus berkomitmen menghadirkan pemberdayaan yang menyeluruh bagi UMKM, mulai dari akses layanan keuangan, pendampingan usaha, hingga pembukaan peluang pasar. Melalui Rumah BUMN, pelaku UMKM diharapkan dapat semakin adaptif, berdaya saing, dan mampu naik kelas secara berkelanjutan,” ujar Dhanny.
Hingga Mei 2026, BRI telah mengelola 54 Rumah BUMN di berbagai wilayah Indonesia dan menyelenggarakan lebih dari 18 ribu pelatihan. Melalui kehadiran Rumah BUMN, BRI terus memperkuat perannya sebagai mitra pemberdayaan UMKM agar mampu tumbuh, memperluas pasar, dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah. (aag)