news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung..
Sumber :
  • Antara

Buntut Bentrokan Maut di Matraman, Gubernur Jakarta Pramono Minta Warga Tidak Terpancing Provokasi

Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi usai bentrokan maut di kawasan Matraman & Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat.
Selasa, 28 Juli 2026 - 07:29 WIB
Reporter:
Editor :

Sementara, pria bebrinisial DS mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan secara intensif di rumah sakit.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung membeberkan kronologi aksi brutal ini. Tujuannya untuk menghindari disinformasi yang merebak di ruang publik sehingga memicu keributan massa.

Reynold mengungkapkan kejadian ini bermula dari ulah dua pemuda yang tidak sopan. Mereka melintas dengan menggeber kanlpot bising sepeda motornya.

"Ada dua orang menggunakan kendaraan bermotor melewati jualan nasi uduk yang gerobaknya berdampak dirusak itu karena menggeber-geber motornya, sehingga knalpot itu membuat kebisingan," ungkap Reynold.

Aksi menggeber motor membuat warga dan pedagang di sekitar menegur mereka. Alih-alih minta maaf, kedua pemuda itu justru emosi hingga memutuskan kembali ke lokasi dengan membawa sekitar lima rekannya.

"Sejumlah lima orang kembali ke lokasi yang melakukan keributan bahkan merusak di beberapa UMKM yang ada, bahkan ada warga yang terpukul," jelasnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto menyampaikan bahwa, polisi telah menetapkan empat orang menjadi tersangka. Hal itu disebabkan karena pengerusakan gerobak warga.

"Ini juga dari keterangan delapan saksi, termasuk petunjuk dari CCTV dan alat-alat bukti lainnya," kata Bhudi.

Adapun perkara lainnya yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain membuat polisi meringkus tiga orang tersangka. Penetapan tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan dari delapan saksi.

"Saat ini sudah diamankan oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Terkait perkara pengrusakan ini inisial GNA, AJL, FAM, dan ELL. Untuk perkara pengeroyokan itu ada tiga yakni SK, AS, dan OR," tukasnya.

(hap)

 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:16
07:17
05:12
01:06
07:18
02:36

Viral