- tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar
Prabowo Kumpulkan Kadin Se-Indonesia di Istana, Anindya Bakrie: Mau Diskusi Tingkatkan Ekonomi Daerah
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto menerima jajaran pimpinan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dari seluruh provinsi di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (31/7).
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie mengatakan, pertemuan itu dihadiri pimpinan Kadin dari 38 provinsi yang datang dari berbagai penjuru Indonesia.
Kehadiran mereka mencerminkan besarnya harapan dunia usaha daerah agar kebijakan ekonomi nasional semakin terintegrasi dengan kebutuhan riil di lapangan.
“Jadi kami datang bersama pimpinan-pimpinan Kadin di 38 provinsi. Sejak mendengar undangan Bapak Presiden, mereka terbang ada dari Papua, Papua Barat, Kaltara, NTT, Aceh. Mereka ingin berdiskusi mengenai bagaimana bersama-sama bisa meningkatkan ekonomi dari daerah,” kata Anindya sebelum bertemu Presiden Prabowo.
Selain pimpinan Kadin daerah, sekitar 30 asosiasi dan himpunan pelaku usaha juga dijadwalkan mengikuti diskusi.
Forum tersebut diproyeksikan menjadi wadah menyatukan pandangan antara pemerintah dan sektor usaha mengenai strategi memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tantangan global.
Anindya menilai pertemuan ini merupakan kelanjutan dari diskusi yang telah dimulai bersama Presiden Prabowo di Hambalang pada Agustus 2025.
Saat itu, berbagai potensi tekanan ekonomi dunia dan perubahan geopolitik telah menjadi perhatian bersama.
“Dan ini kita lihat menyambung diskusi dengan Bapak Presiden tahun lalu bulan Agustus 2025 ketika kami diundang ke Hambalang sebelum dia melakukan retret,” ujarnya.
Menurut Anindya, prediksi mengenai kondisi ekonomi global yang penuh tekanan kini telah menjadi kenyataan.
Karena itu, koordinasi yang lebih erat antara pemerintah pusat, daerah, dan dunia usaha dinilai menjadi kebutuhan mendesak agar setiap tantangan dapat direspons secara cepat dan terukur.
“Pada saat itu diprediksikan bahwa kita akan menghadapi kondisi ekonomi dan geopolitik yang seperti sekarang ini,” ungkap dia.
Meski menghadapi situasi yang tidak mudah, Anindya menegaskan optimisme pelaku usaha di daerah tetap terjaga.
Berdasarkan hasil kunjungannya ke berbagai wilayah, dunia usaha masih melihat peluang untuk terus tumbuh, asalkan didukung koordinasi yang semakin efektif antara seluruh pemangku kepentingan.
“Nah, sekarang bagaimana kita bersama-sama menyikapinya. Karena dari keliling daerah kita lihat semua tetap mencari jalan keluar, tetap optimis, tapi dibutuhkan koordinasi yang semakin lancar dan semakin baik,” tuturnya. (agr/dpi)