- Tangkapan layar
Pemobil Jadi Korban Pencurian Modus Pecah Kaca di Tambun, Pelaku Pakai Mobil Bawa Kabur Laptop-Tab
Jakarta, tvOnenews.com - Seorang pengendara mobil berinisial W menjadi korban pencurian modus pecah kaca di tempat parkir sebuah swalayan di Jalan Celebration Boulevard Grand Wisata, Kelurahan Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Peristiwa ini juga diunggah dalam akun media sosial Instagram @bekasi.kita dengan keterangan: “Pencurian Barang Berharga dalam Mobil Terjadi di Parkiran Kawasan Grand Wisata Tambun”.
Terlihat awalnya seorang pria membuka pintu sebelah kiri mobil berwarna merah yang terparkir di depan swalayan. Kemudian pria tersebut masuk ke dalam mobil melalui pintu sebelah kanan.
Tak lama setelahnya pria tersebut membuka pintu sebelah kiri dan memukul kaca mobil berwarna putih yang terparkir di sebelahnya.
Pria tersebut keluar dari dalam mobil dan mengambil harta benda yang berada di dalam mobil berwarna putih. Usai berhasil menggasak barang berharga, pria itu langsung meninggalkan lokasi.
Terkait insiden ini, Kasi Humas Polres Metro Bekasi AKP Aliyani mengatakan korban telah membuat laporan dan diketahui bahwa pencurian terjadi pada Jumat (31/7/2026) sekitar jam 21.30 WIB.
“Tim telah melakukan pengecekan TKP terkait adanya laporan/pengaduan masyarakat tentang dugaan perkara pencurian modus pecah kaca,” ucap Aliyani, kepada wartawan, Selasa (4/8/2026).
Aliyani mengungkap kronologi pencurian ini bermula saat korban memarkirkan mobilnya di tempat parkir sebelah Farmer Market.
“Korban meninggalkan mobil dalam keadaan mati dan terkunci lalu masuk kedalam Farmer Market untuk berbelanja,” jelas Aliyani.
Ketika korban kembali ke mobilnya, didapati bahwa kaca mobil sebelah kanan belakang sudah dalam keadaan pecah.
“Kemudian korban mengecek ke dalam, dan mengecek bahwa satu buah laptop merek HP dan satu unit tab merek Samsung milik perusahan korban telah hilang/dicuri,” terang Aliyani.
Aliyani menyebutkan saat ini pihak kepolisian masih melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk memburu pelaku.
“Saat sekarang ini perkara sedang dalam penyelidikan. Terlapor atau pelaku masih dalam penyelidikan,” ungkap Aliyani. (ars/nsi)