news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Temuan ratusan senjata di sebuah sekolah yang terletak di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, sejak Juli hingga Rabu (5/8) kemarin..
Sumber :
  • Istimewa

Polisi Dinilai Lamban Tangani Kasus Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah Swasta Jaksel

Joko mengatakan pihak kepolisian telah menindaklanjuti temuan senjata yang dilaporkan setelah dilakukan penemuan awal pada Juli 2026.
Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:28 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenew.com - Polres Metro Jakarta Selatan membantah keras penilaian lambannya penanganan kasus temuan 995 unit senjata api di sekolah swasta di wilayah Jakarta Selatan.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo di Polres Metro Jakarta Selatan, pada Sabtu (8/8/2026).

"Jadi, awalnya kan sesaat setelah tanggal 10 Juli 2026 itu tentunya kan polisi bikin laporan model A. Beberapa hari kemudian si pihak yayasan membuka laporan baru gitu loh. Artinya, yang awalnya kita sudah mau melangkah dasar laporan A, kemudian pelapor menghendaki dengan dasar laporan yang dibuat tanggal 15 Juli 2026," katanya. 

Temuan ratusan senjata di sebuah sekolah yang terletak di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, sejak Juli hingga Rabu (5/8) kemarin.
Sumber :
  • Istimewa

Sebelumnya, pihak yayasan sekolah swasta tersebut menilai penanganan perkara oleh aparat penegak hukum berjalan lambat.

Joko mengatakan pihak kepolisian telah menindaklanjuti temuan senjata yang dilaporkan setelah dilakukan penemuan awal pada Juli 2026.

Sebelumnya, pihak yayasan menyebut temuan senjata pertama kali diketahui pada 10 Juli 2026. 

Dalam perkembangannya, polisi kembali menemukan sejumlah barang pada 5 Agustus 2026, termasuk tiga pucuk airsoft gun serta barang yang diduga narkotika jenis ganja dan sabu.

Yayasan kemudian menilai masih terdapat sejumlah ruangan yang perlu diperiksa lebih lanjut, termasuk ruangan yang sebelumnya dipasangi garis polisi.

Joko mengatakan kepolisian masih mendalami kemungkinan adanya keterkaitan temuan senjata dengan sengketa yang tengah berlangsung antara pihak yayasan dan mantan ketua pengurus yayasan.

"Nah yang seperti itu nanti kita dalami lagi. Makanya, kami berawal dari pihak yayasan keterangannya nanti apa penjelasan yayasan tentunya di situ akan berkembang nanti," ujarnya.

Terkait status legalitas senjata yang ditemukan di lingkungan sekolah, Joko mengatakan pihak kepolisian belum dapat memberikan kepastian apakah senjata tersebut memiliki dokumen resmi atau masa berlaku dokumennya masih aktif. 

"Kami belum bisa menyampaikan," kata dia.

Sebelumnya, pihak yayasan meminta kepolisian melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap sejumlah ruangan di sekolah untuk memastikan tidak ada barang berbahaya lain yang masih tersimpan di lokasi tersebut.

Polisi hingga kini masih melakukan pendalaman terhadap temuan senjata dan barang yang diduga narkotika tersebut.(ant)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:16
12:21
02:04
03:45
02:28
03:25

Viral