news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kondisi terkini Gedung Bapenda DKI Jakarta setelah kebakaran..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Aldi Herlanda

Gedung Bapenda DKI Kebakaran, Pemprov Jakarta Pastikan Layanan Pajak Tak Terganggu

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan keberlangsungan layanan perpajakan tidak terganggu karena data perpajakan DKI Jakarta telah memiliki sistem pencadangan digital.
Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:31 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.comKebakaran melanda Gedung Dinas Teknis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat.

Meski sejumlah fasilitas pemerintahan terdampak, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan layanan perpajakan tetap berjalan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan keberlangsungan layanan perpajakan tidak terganggu karena data perpajakan DKI Jakarta telah memiliki sistem pencadangan digital.

“Layanan perpajakan tetap berjalan karena data perpajakan DKI Jakarta telah memiliki sistem pencadangan digital. Untuk memastikan kondisi gedung tetap aman, dua unit mobil pemadam dengan 10 personel tetap disiagakan di lokasi,” ujar Rano saat meninjau lokasi kebakaran, Minggu (9/8/2026).

Untuk sementara, sekitar 1.000 aparatur sipil negara (ASN) dari sejumlah instansi yang berkantor di gedung tersebut harus menyesuaikan pola kerja.

Mereka berasal dari Bapenda, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Dinas Perhubungan, Badan Pengelolaan Aset Daerah, serta Bank Jakarta.

Para pegawai tersebut untuk sementara bekerja secara bergantian melalui skema bekerja dari rumah (work from home/WFH) maupun bekerja dari kantor pemerintahan lainnya.

Selain layanan perpajakan, Pemprov DKI juga bergerak memulihkan layanan pengendalian lalu lintas.

Ruang pengendalian Dinas Perhubungan (Dishub) di lantai 16 ikut terdampak kebakaran sehingga dashboard CCTV dan Command Center akan dipindahkan ke Pusat Data dan Informasi di kawasan MT Haryono.

Selama proses pemindahan dan pemulihan sistem, pengaturan lalu lintas dilakukan secara manual. Petugas Dishub akan ditempatkan di sejumlah simpang prioritas yang berpotensi mengalami kepadatan.

“Dishub DKI Jakarta akan mengerahkan petugas ke sejumlah simpang prioritas yang berpotensi mengalami kepadatan. Keselamatan penghuni gedung menjadi prioritas utama. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” kata Rano.

Satu orang yang sempat berada di lantai 15 berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Tarakan, Jakarta Pusat, untuk mendapatkan penanganan medis.

Kebakaran pertama kali dilaporkan pada pukul 21.30 WIB. Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan tiba sekitar 10 menit kemudian dan langsung melakukan operasi pemadaman.

Penanganan kebakaran melibatkan 37 unit mobil pemadam dan 185 personel. Api sempat berhasil dilokalisasi sekitar pukul 02.00 WIB, namun kembali muncul di lantai 8 pada pukul 09.50 WIB.

Petugas kemudian kembali melakukan pemadaman dan berhasil mengendalikan api sekitar 10 menit kemudian. Seluruh operasi penanganan kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 12.05 WIB.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Berdasarkan informasi awal dari pengelola gedung, titik api diduga berasal dari lantai 11 dan kemudian berdampak hingga lantai 16.

“Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan dan berdasarkan informasi awal dari pengelola gedung, titik api diduga berasal dari lantai 11 dan kemudian berdampak hingga lantai 16. Garis polisi telah dipasang di lokasi, serta proses penyelidikan selanjutnya dilakukan oleh Polda Metro Jaya untuk memastikan penyebab kebakaran,” pungkas Rano. (agr/nsi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:16
12:21
02:04
03:45
02:28
03:25

Viral