- Antara
Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran Lahan di Dekat Stasiun Kampung Bandan, Perjalanan KRL Sempat Terhambat
Jakarta, tvOnenews.com - Insiden kebakaran melanda lahan kosong yang ditumbuhi alang-alang di sekitar Stasiun Kampung Bandan, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, pada Senin (10/8).
Peristiwa ini sempat mengganggu kelancaran perjalanan Commuter Line rute Stasiun Tanjung Priok menuju Stasiun Jakarta Kota (PP).
Kebakaran yang menghanguskan area seluas 15.000 meter persegi milik PT KAI tersebut diduga bermula dari kelalaian manusia.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Budi Haryono, mengungkapkan bahwa penyebab api diyakini berasal dari sisa rokok.
“Dugaan penyebab kebakaran lahan milik PT KAI seluas 15.000 meter persegi akibat puntung rokok,” terang Budi Haryono saat memberikan keterangan di Jakarta.
Berdasarkan laporan dari warga setempat, api pertama kali muncul di lokasi yang sering digunakan untuk melepas burung merpati. Diduga kuat ada seseorang yang membuang puntung rokok di area tersebut.
Mengingat kondisi ilalang yang sangat kering, api dengan cepat menyulut dan merambat ke seluruh area lahan.
Pihak Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu langsung merespons laporan yang masuk pada pukul 14.38 WIB dengan mengirimkan 40 personel pemadam serta delapan armada mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.
Proses pemadaman berlangsung cukup intens selama lebih dari tiga jam.
Selain fokus memadamkan kobaran api agar tidak semakin luas, petugas juga berupaya meminimalisir gangguan pada jadwal perjalanan kereta api yang sempat terkendala.
Api akhirnya berhasil dikendalikan sepenuhnya pada pukul 17.44 WIB.
“Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan dan situasi kembali normal,” kata Budi.
Terkait gangguan layanan, KAI Commuter sebelumnya telah menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jasa atas terhambatnya operasional KRL rute Tanjung Priok-Jakarta Kota yang dimulai sejak pukul 15.21 WIB akibat kebakaran tersebut.
Meski demikian, kendala perjalanan tidak berlangsung lama. Pada pukul 15.58 WIB, PT KAI Commuter Line memberikan pembaruan informasi bahwa jalur tersebut sudah kembali aman untuk dilalui oleh kereta api setelah dilakukan penanganan darurat di lokasi. (ant/dpi)