- Istimewa
Polisi Rincikan Penemuan Jenis Senjata Hingga Peluru Hasil Olah TKP di Sekolah Jaksel, Bakal Dilakukan Pemeriksaan
Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya merincikan jenis senjata hingga peluru yang ditemukan di sekolah swasta, wilayah Pondok Pinang, Jakarta Selatan, saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pada Senin (10/8).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menerangkan, pihaknya menemukan satu buah senjata airsoft gun.
“Dari pengecekan tambahan tersebut juga ditemukan 117 butir peluru berbagai kaliber dengan rincian 21 butir kaliber 32 S&W, 19 butir kaliber 380 Auto, 34 butir kaliber 38 Special, 18 butir kaliber 22 WMR, dan 25 butir kaliber 9x19 mm Luger,” kata Budi, kepada wartawan, Selasa (11/8).
Selain itu, dari hasil olah TKP juga ditemukan 166 selongsong kaliber 22, kemudian 5 magazine kaliber 9 mm, 2 recoil spring, 2 botol green gas, 2 tabung gas CO2, 2 wadah peluru mimis, serta sejumlah spare part dan aksesoris.
“Untuk total keseluruhan barang masih dilakukan pendataan dan pencocokan oleh penyidik,” ujar Budi.
Kemudian, atas temuan tersebut juga akan dikoordinasikan dengan Wasendak Polda Metro Jaya untuk penitipan dan pemeriksaan lebih lanjut.
Sebelumnya diberitakan, olah TKP ini merupakan tindak lanjut dari penemuan ratusan senjata hingga narkoba yang terjadi pada beberapa waktu lalu.
Kanit Krimum Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Ipda Alpino de Tech mengatakan, olah TKP ini dilakukan guna memastikan tidak adanya barang-barang yang diduga berbahaya di sekolah.
“Hari ini ada tiga ruangan yang sebelumnya juga sudah pernah dicek oleh piket Reskrim, hal ini untuk memastikan agar tidak ada kekhawatiran dari pihak guru maupun dari wali murid atau orang tua murid, kami lakukan bersama Puslabfor. Tiga ruangan sudah kami lakukan pemeriksaan,” kata Alpino, kepada wartawan, Senin (10/8).
Kemudian, Alpino menerangkan, hasil olah TKP ini didapati adanya 30 barang bukti berupa senjata angin hingga amunisi di ruangan eks Ketua Pengurus Yayasan, ruangan Sekretaris, dan ruangan Sarana Prasarana Yayasan.
Namun, diketahui bahwa dari hasil pemeriksaan Puslabfor, senjata airsoft gun yang ditemukan itu kondisinya sudah rusak dan sudah tidak utuh.
“Hasil temuannya masih sama, ada airsoft gun, ada juga amunisi, ada juga magasin airsoft gun, dan sparepart dari senjata, contohnya sasaran tembak dan gagang senjata. Itu aja. Totalnya ada 30 item yang telah ditemukan Puslabfor yang berkaitan dengan senjata, senjata angin, amunisi, dan sparepart-nya,” ujarnya. (ars/dpi)