- Antara
Target Operasi 2031: MRT Jakarta Mulai Lelang Konstruksi Lintas Bekasi-Tomang
Jakarta, tvOnenews.com - Proses tender untuk sejumlah paket pengerjaan konstruksi MRT rute Timur-Barat yang menghubungkan wilayah Medan Satria (Bekasi) hingga Tomang (Jakarta Barat) kini sedang berjalan.
Kabar terbaru ini disampaikan oleh pihak PT MRT Jakarta (Perseroda) terkait progres ekspansi jaringan transportasi tersebut.
Direktur Pengembangan Bisnis MRT Jakarta, Farchad Mahfud, mengungkapkan hal tersebut saat meresmikan Stasiun MRT Blok A Visa Jakarta pada Selasa (11/8).
"Saat ini kita sedang membangun jalur Timur-Barat, Medan Satria-Tomang yang sekarang sedang dilakukan bidding untuk membangun beberapa paket pekerjaan," kata Mahfud.
Farchad menjelaskan bahwa pengembangan lintas Timur-Barat ini dilakukan secara simultan dengan proyek perpanjangan jalur Utara-Selatan yang mengarah ke wilayah Kota.
Salah satu fokus utama dalam tender kali ini mencakup pembangunan jalur bawah tanah (underground section) yang membentang dari perempatan Bank Indonesia di kawasan Thamrin-Kebon Sirih menuju area Kwitang hingga Senen.
Selain infrastruktur rel, pihak pengelola juga tengah menyiapkan pembangunan depo di Jakarta Timur untuk mendukung operasional lintas Timur-Barat.
Sementara itu, untuk proyek perpanjangan rute Utara-Selatan menuju Kota, progresnya kini telah menyentuh angka 63 persen dan diproyeksikan mulai melayani penumpang pada tahun 2029.
Sejak pertama kali mengaspal pada 2019, MRT Jakarta mencatat tren pertumbuhan yang signifikan.
Dari awalnya melayani 70.000 orang per hari, kini jumlah penggunanya melonjak hingga 135.000 penumpang setiap harinya.
Pencapaian ini didukung oleh tingkat ketepatan waktu operasional yang sangat tinggi, yakni mencapai 99,9 persen, sebagai upaya menarik minat masyarakat beralih ke transportasi umum.
Uniknya, dalam memperluas jaringan dan membangun kawasan sekitarnya, MRT Jakarta menerapkan strategi pembiayaan kreatif (creative financing).
Metode ini dilakukan agar perusahaan tidak hanya bergantung pada dana dari APBD maupun APBN.
Adapun deretan stasiun yang akan mengisi lintas Timur-Barat ini meliputi, Kembangan, Batu Mulia, Teknologi, Kebon Jeruk, Tanjung Duren, Arjuna Selatan, Tomang, Grogol, Roxy, Petojo, Cideng, Thamrin, Kebon Sirih, Kwitang, Senen, Galur, Cempaka Baru, Sumur Batu, Pakulonan Barat, Pakulonan Timur, Perintis, Pulogadung, Penggilingan, Cakung Barat, Pulo Gebang, Ujung Menteng, dan berakhir di Medan Satria.