- Istimewa
Kronologi Prajurit dan Mahasiswa Tabrak Polisi hingga Tewas di Bandung, TNI Minta Maaf
"Apabila dari hasil pemeriksaan nantinya ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh personel TNI AD, tentu akan ditindak sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
“Kami berkomitmen menangani peristiwa ini secara transparan dan profesional, serta terus berkoordinasi dengan seluruh pihak agar proses penanganannya berjalan dengan baik,” sambung Donny.
Sebelumnya, mahasiswa berinisial A yang telah menjadi tersangka dalam kasus tabrak lari hingga menyebabkan Aiptu Asep Suhara meninggal dunia diketahui berada di dalam mobil bersama dua prajurit TNI AD.
Kapolrestabes Bandung Kombes Dedi Supriyadi mengungkapkan kecelakaan terjadi pada Minggu sekitar pukul 04.00 WIB. Lokasinya berada di Jalan Merdeka, tepat di depan El Royale, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung.
Saat kejadian, A mengendarai mobil bersama dua anggota TNI. Kendaraan tersebut sebelumnya dipinjam A dari salah satu prajurit untuk membeli rokok.
“Pada saat kejadian terjadinya laka lantas itu bertiga. Sudah kami mintakan keterangannya semua dua orang itu," kata Dedi, Rabu 11 Agustus 2026.
Pada waktu yang sama, Aiptu Asep tengah mengendarai sepeda motor dalam perjalanan pulang setelah mengikuti patroli gabungan.
Dedi memastikan dua prajurit TNI yang berada di dalam mobil tidak bertindak sebagai pengemudi. Kendaraan tersebut dikendarai A yang merupakan warga sipil.
Kedua prajurit itu juga telah menjalani pemeriksaan oleh Polisi Militer dan hingga kini masih berstatus sebagai saksi dalam perkara kecelakaan tersebut.
“Dua orang kebetulan hasil pemeriksaan dari POM kami selalu berkoordinasi, kami memeriksa bersama-sama, dua dari teman TNI, satu dari sipil. Cuma yang mengendarainya yang sipil, ya ini kami luruskan," ujar Dedi.