news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden Prabowo Dorong Kedaulatan Emas Nasional.
Sumber :
  • istimewa

Terungkap, Alasan Sebenarnya Presiden Prabowo Bangun Koperasi Merah Putih

Dalam pidato kenegaraan ada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Jumat (14/8), Presiden Prabowo Subianto
Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:10 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Dalam pidato kenegaraan ada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat, (14/8/2026), Presiden Prabowo Subianto beberkan alasan sebenarnya pemerintah bangun Koperasi Merah Putih

Kata Presiden Prabowo bahwa dalam upaya memperkuat ekonomi rakyat, pemerintah membangun Koperasi Merah Putih baik itu Koperasi Desa Merah Putih maupun Koperasi Nelayan Merah Putih.

“Hari ini kita telah berhasil mendirikan dan mengoperasikan 10.000 Koperasi Merah Putih. 3.300 di antaranya beroperasi secara optimal,” kata Presiden.

Pemerintah kata Presiden menargetkan 30 ribu koperasi dapat berdiri dan beroperasi optimal pada akhir 2026. Dengan adanya Koperasi Merah Putih, maka negara akan menguasai rantai pasok.

“Dengan Koperasi Merah Putih ini, untuk pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia, dari sejak kita menerima kedaulatan, untuk pertama kali negara akan menguasai rantai pasok sendiri, sehingga tidak bisa kita dipermainkan oleh saudagar-saudagar yang hendak mempermainkan pasar,” katanya.

Pemerintah kata Presiden tidak antipasar, karena ekonomi didasarkan pada pergerakan pasar.

Pemerintah hanya mengantisipasi agar pasar tidak dirusak atau dimanipulasi.

“Tapi pasar bisa dimanipulasi, pasar bisa dirusak, pasar bisa diatur oleh mereka yang menguasai modal besar. Dan karena itu rakyat kita harus kita bantu, kita harus organisir, kita harus berdayakan melalui koperasi. Koperasi yang dibantu, koperasi yang diperkuat, koperasi yang diberdayakan,” pungkasnya. (aag)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:44
09:08
08:51
10:28
08:01
08:09

Viral