- TVR Parlemen
Pemerintah Tutup 290 BUMN, Prabowo: Kita Hemat Rp50 Triliun Lebih
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden RI, Prabowo Subianto mengatakan, pemerintah mengevaluasi keberadaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai upaya penghematan APBN.
Pernyataan itu disampaikan saat berpidato di Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Jumat (14/8).
Dari perampingan tersebut, pemerintah kemudian menutup 290 BUMN yang dinilai tidak produktif.
Prabowo menyebut penutupan itu mampu menghemat Rp50 triliun lebih APBN.
“Dengan perampingan jumlah BUMN, hari ini saja kita telah menghemat biaya overhead sekitar 50 triliun rupiah, hanya dari gaji direksi, komisaris, sewa gedung, sewa mobil, perjalanan dinas, bla bla bla, kita sudah menghemat 50 triliun rupiah lebih,” kata Prabowo.
Lebih lanjut, dia mengatakan, pemerintah menargetkan BUMN yang ditutup sampai akhir tahun 2026 bertambah menjadi 300 perusahaan.
Dengan demikian, pemerintah dapat menghemat sekitar Rp70 triliun lebih APBN.
Prabowo mengungkapkan uang tersebut bisa digunakan untuk memperbaiki fasilitas kesehatan dan pendidikan.
“Target kita Desember 31 target kita harus menghemat Rp70 triliun lebih. Kita bisa bayangkan dengan Rp50 triliun berapa puskesmas bisa kita perbaiki, berapa sekolah bisa kita renovasi, berapa rumah untuk rakyat kita bisa berikan,” tandas Prabowo. (saa/dpi)