- Kolase Tvonenews.com
Jasad Eril Ditemukan, Dokumen Telah Diurus, Putra Ridwan Kamil itu Segera Dipulangkan
Jakarta - Putra sulung Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril di Sungai Aare, Bern, Swiss, akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada Rabu (8/6) pagi waktu setempat.
Berdasarkan konferensi pers hari ini, Kamis (9/6), Duta Besar Indonesia untuk Swiss Muliaman Hadad mengatakan bahwa Eril yang hilang di Sungai Aare, Bern, Swiss telah ditemukan.
“Pada Kamis (9/6) sore waktu Swiss, polisi memastikan bahwa hasil tes DNA, jenazah yang ditemukan kemarin adalah Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril. Hal ini juga telah disampaikan secara resmi oleh Kepolisian Bern melalui rilis di medianya pada sore ini waktu Swiss,” ujar Muliaman Hadad.
Muliaman Hadad menambahkan, jenazah Eril akan segera dipulangkan ke Indonesia.
Polisi Bern juga akan menyerahkan berkas Eril ke Pengadilan Bern sebagai syarat menyerahkan jenazahnya kepada keluarga.
“Polisi telah menyerahkan berbagai dokumen yang diperlukan ke Kantor Pengadilan Bern, sebagai pihak yang berwenang memutuskan serah terima jenazah Eril dari polisi kepada pihak keluarga,” imbuhnya.
Dalam keterangan resmi KBRI Bern, jasad Eril ditemukan tersangkut di cekungan bendungan Engehalde. Polisi maritim Bern yang menemukan jasad Eril langsung menyelamatkannya.
"Hanya dapat dipastikan bahwa pria itu sudah meninggal," lapor polisi kanton Bern.
Pencarian Eril juga dilakukan dengan berbagai cara, antara lain patroli darat, doren, patroli laut dengan perahu, menyelam, dan menerjunkan anjing pelacak.
Setelah lebih dari seminggu proses pencarian Eril, Erwin Muniruzaman selaku perwakilan keluarga Ridwan Kamil mengungkapkan bahwa pihak keluarga ikhlas atas kepergian Eril.
Polisi Bern mengatakan bahwa pada hari Rabu, 8 Juni 2022, sesaat sebelum pukul 06:50 waktu setmpat, polisi Bern melaporkan bahwa seorang pria tak bernyawa tergeletak di air di bendungan Engehalde di Bern.
Spesialis dari polisi maritim dari polisi wilayah Bern menemukan mayat di lembah sungai dan kemudian segera mengevakuasinya, amun korban dipastikan telah meninggal dunia.