GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Semprot Ibu-ibu yang Ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar Tapi Tak Digaji, Singgung Statusnya: Apa Masalahnya?

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menemui seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar namun tak mendapatkan gaji.
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 14 Mei 2026 - 08:21 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menemui seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar namun tak mendapatkan gaji.

Hal tetsebut berlangsung saat Dedi Mulyadi atau KDM sedang melihat penertiban pedagang liar di atas trotoar Kota Bandung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat sedang melakukan peninjauan, KDM tiba-tiba dihampiri oleh seorang ibu-ibu yang menyinggungbsoal gaji yang taidak didapatkan oleh anaknya dalam beberapa bulan terakhir.

Apa masalahnya?" kata Dedi Mulyadi, dalam kanal YouTube KDM.

Sontak Ibu-ibu itu menjelaskan masalah yang sedang terjadi kepada ananknya. Sang ibu mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar dan sampai kini belum menerima gaji.

"Status pegawainya apa?" tanya Dedi Mulyadi.

"Tenaga ahli," jawab ibu-ibu.

KDM pun lantas mengaku bingung dengan status pegawai yang disebutkan oleh sang ibu.

"Gak ada istilah tenaga ahli, status kepegawaiannya apa? Gak ada istilah tenaga ahli, mungkin honorer?" ucap KDM.

Dedi Mulyadi pun kembali mengulik soal kepegawaian anak sang ibu tersebut.

"Yang dulu mempekerjakan siapa?" kata Dedi Mulyadi.

Ibu-ibu tersebut pun menjawab bahwa anaknya sudah bekerja sejak era Ridwan Kamil menjadi Gubernur Jabar.

Mendengar jawaban tersebut, KDM pun akhirnya mengerti. Ia mebgatakan bahwa tenaga ahli tersebut statusnya sudah dicabut lantaran dianggap pemborosan anggaran.

"Oh saya tahu Bu, itu dulu tenaga ahli-tenaga ahli yang bertebaran di pemprov, itu yang hampir 1.500 orang, memang oleh saya dihapus karena tidak ada dasar hukumnya dan pemborosan anggaran," ucap Dedi Mulyadi.

"Ya harusnya enggak usah kerja, kerjanya di mana?" Lanjutnya.

KDM pun tegas dengan pendiriannya bahwa tidak ada lagi status kepegawaian sebagai tenaga ahli.

"Ya gak ada, karena gak ada istilah tenaga ahli di kita, gak ada di nomenklatur tenaga ahli gak ada," tegas Dedi Mulyadi.

Meskipun demikian, KDM berjanji akan melakukan pengecekan dahulu kepada piham tetkait usai melakukan kegiatan penertiban trotoar dari bangunan liar.(far)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kadin China Layangkan Surat Protes Terkait Regulasi Baru, Bahlil Akui Sudah Komunikasi dengan Dubes

Kadin China Layangkan Surat Protes Terkait Regulasi Baru, Bahlil Akui Sudah Komunikasi dengan Dubes

Bahlil mengungkapkan dirinya telah bergerak cepat melakukan komunikasi langsung dengan pengusaha China maupun Kedutaan Besar China di Indonesia guna meredam kekhawatiran yang mulai berkembang di kalangan investor.
Ibu-ibu Labrak Dedi Mulyadi Tagih Gaji Anaknya yang Kerja di Pemprov Jabar Belum Dibayar, Tak Disangka Ini yang Dilakukan KDM

Ibu-ibu Labrak Dedi Mulyadi Tagih Gaji Anaknya yang Kerja di Pemprov Jabar Belum Dibayar, Tak Disangka Ini yang Dilakukan KDM

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi bertemu dengan seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar namun tak juga kunjung mendapatkan gaji.
Fabrizio Romano Bersabda, Michael Carrick Segera Resmi Dapat Kontrak Baru dari Manchester United?

Fabrizio Romano Bersabda, Michael Carrick Segera Resmi Dapat Kontrak Baru dari Manchester United?

Jurnalis kenamaan Fabrizio Romano melaporkan bahwa Manchester United selangkah lagi akan mempermanenkan Michael Carrick sebagai manajer utama mereka.
‎Persib Bandung dan Borneo FC Saling Sikut, I.League Antisipasi Penyerahan Trofi Super League di Dua Kota

‎Persib Bandung dan Borneo FC Saling Sikut, I.League Antisipasi Penyerahan Trofi Super League di Dua Kota

Persaingan gelar juara BRI Super League 2025/2026 dipastikan berlangsung panas hingga pekan terakhir kompetisi. Situasi itu membuat operator liga, I.League, mulai menyiapkan langkah antisipasi terkait seremoni penyerahan trofi juara musim ini.
Kawal Implementasi Program Prioritas Nasional, BSKDN Kemendagri Dorong Sinkronisasi Pusat dan Daerah

Kawal Implementasi Program Prioritas Nasional, BSKDN Kemendagri Dorong Sinkronisasi Pusat dan Daerah

Selain sinkronisasi, BSKDN Kemendagri juga menegaskan bahwa setiap daerah memiliki karakteristik dan potensi yang bisa dikembangkan guna mendukung program nasional.
Curhatan Kades Hoho kepada Dedi Mulyadi, Sebut Tekanan Datang setelah Seleksi Perangkat Desa Ditolak

Curhatan Kades Hoho kepada Dedi Mulyadi, Sebut Tekanan Datang setelah Seleksi Perangkat Desa Ditolak

Kades Hoho tetap ingin melantik perangkat desa meski tak direkomendasikan Bupati Banjarnegara. Sebelumnya ia terlihat sempat curhat ke Dedi Mulyadi soal tekanan

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Selengkapnya

Viral