news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Mendorong Percepatan Program Peremajaan Sawit Rakyat.
Sumber :
  • istimewa

Ahli Sebut Percepatan Program Peremajaan Sawit Rakyat Jadi Kunci Peningkatan Produktivitas Industri Sawit Nasional

Percepatan Program PSR sangat diperlukan mengingat terdapat banyak perkebunan kelapa sawit rakyat yang telah memasuki usia tua dan mengalami penurunan produktivitas, yakni berusia 25 tahun atau lebih. 
Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:30 WIB
Reporter:
Editor :

Sementara, Head of International Relation Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (DPP APKASINDO), Djono Albar Burhan, mengakui bahwa Program PSR yang dilaksanakan oleh BPDP telah memberikan manfaat positif bagi para petani dalam meningkatkan produktivitas perkebunan sawit rakyat.

Ia menambahkan, Program PSR menjadi momentum bagi petani rakyat untuk melakukan regenerasi tanaman sekaligus meningkatkan hasil produksi melalui penggunaan benih atau bibit bersertifikat dan penerapan tata kelola perkebunan yang lebih baik.

“Tentunya kita petani sawit sangat terbantu dengan program peremajaan. Di tengah produktivitas yang menurun saat umur tanaman sawit sudah di atas 25 tahun dan juga produktivitas di bawah 10 ton per hektare per tahun, peremajaan menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan produktivitas,” paparnya.

Djono berharap ada kemudahan bagi para petani rakyat terkait dengan persyaratan Program PSR.  Ia yakin, kemudahan tersebut akan mendorong percepatan implementasi program peremajaan di Indonesia.

Selain itu, menurutnya perlu ada kolaborasi lintas sektor mencakup pemerintah di tingkat pusat hingga daerah agar memudahkan petani rakyat dalam mengikuti program PSR tersebut. 

Ia juga mengharapkan ada kepastian berusaha bagi para petani rakyat khususnya terkait dengan legalitas lahan.

“Perlu ada kepastian berusaha bagi para petani sawit karena saat ini masih ada isu-isu terkait dengan legalitas lahan,” pungkasnya. (muu)

 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:44
09:08
08:51
10:28
08:01
08:09

Viral