- Kolase TVR Parlemen & tvOneNews
6.000 Puskesmas Tak Punya Dokter Gigi, Istana Sebut Prabowo Turunkan Mobile Dentist
Jakarta, tvOnenews.com — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan, berdasarkan data dari Menteri Kesehatan, dari sekitar 10.000 Puskesmas yang tersebar di berbagai daerah, sebanyak 6.000 Puskesmas atau sekitar 60 persen belum memiliki dokter gigi.
Kondisi tersebut mendorong Presiden Prabowo Subianto menyiapkan langkah cepat dengan memerintahkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengembangkan layanan kesehatan gigi keliling atau mobile dentist.
“60 Persen atau kurang lebih 6.000 Puskesmas kita itu tidak atau belum memiliki dokter gigi,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dikutip Minggu (16/8/2026).
Kebutuhan layanan kesehatan gigi semakin terlihat dari pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis.
Prasetyo mengatakan persoalan gigi menjadi salah satu temuan yang cukup banyak muncul dalam program tersebut.
Temuan itu menjadi sinyal bahwa kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan gigi masih tinggi, sementara ketersediaan dokter gigi di fasilitas pelayanan tingkat pertama belum merata.
Prasetyo menjelaskan, proses pendidikan kedokteran hingga seseorang dapat menjalankan praktik membutuhkan waktu sekitar enam sampai tujuh tahun. Artinya, menutup kekurangan dokter gigi hanya dengan menambah tenaga medis baru membutuhkan waktu panjang.
“Presiden juga sudah memerintahkan dan sedang dikerjakan oleh BUMN kita untuk membuat semacam mobile dentist, jadi mobil untuk perawatan atau kesehatan dokter keliling,” ujarnya.
Mobile dentist nantinya dirancang sebagai kendaraan pelayanan kesehatan yang membawa perangkat khusus untuk memberikan perawatan gigi secara langsung kepada masyarakat.
Pengembangan kendaraan tersebut masih berlangsung. Pemerintah tengah menyesuaikan berbagai perangkat medis yang dibutuhkan karena peralatan kedokteran gigi memiliki karakteristik berbeda dibandingkan perlengkapan pelayanan kesehatan umum. (agr/nsi)