- istimewa
Update! BNPB: 9.290 Warga Mengungsi Pascagempa NTT
Jakarta, tvOnenews.com - Inilah update mengenai gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang pada Sabtu (15/8/2026) lalu.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Berton SP Panjaitan mengatakan berdasarkan data sementara tercatat ada 9.290 warga bertahan di titik-titik pengungsian.
Konsentrasi pengungsi terbesar di NTT berada di Kabupaten Sikka sebanyak 3.356 jiwa dan Kabupaten Manggarai sebanyak 2.078 jiwa.
Pengungsi di Kabupaten Sikka yang tersebar di GOR Samador sebanyak 1.356 jiwa, sedangkan 2.000 jiwa lainnya mengungsi secara mandiri di 10 titik lokasi.
Sementara itu, kata dia, atusan warga terdampak lainnya juga dilaporkan mengungsi di Kabupaten Nagekeo sebanyak 500 jiwa. Secara keseluruhan, tercatat ada 9.290 pengungsi.
Dia mengatakan para penyintas bencana membutuhkan bantuan mendesak berupa puluhan tenda darurat, beras, obat-obatan, selimut, velbed, tikar, pasokan air bersih beserta tandon hingga genset untuk penerangan.
Terkait dengan dampak korban jiwa, BNPB mencatat sebanyak 47 orang meninggal dunia dan 101 warga luka-luka dalam perawatan medis.
Korban meninggal dunia terbanyak berada di Kabupaten Manggarai sebanyak 23 jiwa dan Manggarai Timur 17 jiwa.
Korban jiwa lainnya tercatat di Kabupaten Sikka sebanyak empat jiwa, Manggarai Barat satu jiwa, Ende satu jiwa dan Nagekeo satu jiwa.
Untuk kerusakan, tercacat 914 rumah rusak berat, 126 rusak sedang dan 317 rusak ringan.
Fasilitas publik juga turut terdampak, yakni 93 fasilitas pendidikan, 36 fasilitas kesehatan serta 38 kantor pemerintahan di wilayah NTT. (ant/nsi)