news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Basarnas melakukan upaya evakuasi di lokasi terdampak gempa NTT..
Sumber :
  • Istimewa

BNPB Pastikan Sudah Tak Ada Laporan Korban Hilang Akibat Gempa Bumi di NTT

BPNB menyampaikan personel Basarnas tetap diturunkan ke wilayah-wilayah terdampak gempa bumi untuk melakukan evakuasi meski sudah tidak ada laporan korban hilang.
Senin, 17 Agustus 2026 - 20:31 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan sudah tidak ada laporan mengenai warga hilang akibat bencana gempa bumi yang terjadi wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, hingga Senin (17/8/2026) hari ini, sudah tidak ada laporan warga hilang.

"Hingga saat ini tanggal 17 Agustus, sudah tidak ada lagi laporan warga yang hilang di wilayah terdampak," kata Berton, dalam keterangannya, Senin (17/8/2026).

Namun, sampai saat ini Berton menyebutkan bahwa personel Basarnas tetap diturunkan ke wilayah-wilayah terdampak gempa bumi untuk melakukan pencarian dan evakuasi.

Selain itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga telah mengirimkan dua unit rumah sakit lapangan ke Ruteng, Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Nagekeo. 

“Rumah sakit lapangan ini dapat melayani para warga yang menjadi korban, mengingat banyak rumah sakit maupun puskesmas yang terdampak,” jelasnya.

Kemudian, Berton menjelaskan bahwa Kemenkes juga mengirimkan dua tim manajemen krisis kesehatan di Kabupaten Sikka dan Kabupaten Ende.

"Kementerian Kesehatan juga sudah melakukan aktivasi terhadap Health Emergency Operation Center, di mana operasi kesehatan ini, emergency krisis ini, kesehatan krisis ini berlokasi di sembilan lokasi strategis dan di delapan titik tingkat kabupaten kota yang saat ini terdampak," ujarnya.

Untuk diketahui, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan jumlah korban meninggal dan luka-luka akibat akibat gempa bumi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Senin (17/8/2026).

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, saat ini korban meninggal dunia bertambah menjadi 68 jiwa.

"Data yang kami peroleh hingga saat ini sebanyak 68 jiwa yang meninggal," kata Berton, dalam keterangannya, Senin (17/8/2026).

Lebih lanjut Berton menjelaskan bahwa 68 korban meninggal dunia tersebut diantaranya sebanyak 26 jiwa berada di Kabupaten Manggarai, sebanyak 24 jiwa berada di di Kabupaten Manggarai Timur, sebanyak 8 jiwa berada di Kabupaten Nagekeo, dan di Kabupaten Sikka sebanyak empat jiwa.

“Di Kabupaten Ende korban meninggal dunia sebanyak dua jiwa, di Kabupaten Manggarai Barat sebanyak dua jiwa, dan dua jiwa lainnya di Kabupaten Ngada,” jelas Berton.

Selain itu Berton menerangkan bahwa juga tercatat korban yang mengalami luka-luka berdasarkan data BNPB ada sebanyak 213 orang. Hingga saat ini pihaknya masih terus memantau perkembangan jumlah korban. (ars/rpi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

18:02
02:39
04:52
05:14
02:14
01:21

Viral