news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

H-2 Lebaran 2025, Arus Lalu Lintas Jakarta Mulai Sepi.
Sumber :
  • tvOnenews - Aldi Herlanda

Lalin Jakarta Diprediksi Padat Imbas Demo Mahasiswa, Ini Kawasan yang Sebaiknya Dihindari

Dishub DKI Jakarta mengimbau warga menghindari Monas, Sudirman, Thamrin dan sejumlah lokasi imbas demo mahasiswa. Sebanyak 60 petugas disiagakan.
Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:30 WIB
Reporter:
Editor :

Demo Mahasiswa Bikin Lalu Lintas Jakarta Berpotensi Padat, Dishub Minta Hindari Monas hingga Sudirman

Jakarta, tvOnenews.com – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengimbau masyarakat menghindari sejumlah kawasan yang berpotensi terdampak aksi penyampaian pendapat atau demonstrasi mahasiswa di Jakarta, Selasa, 18 Agustus 2026.

Sejumlah ruas jalan dan kawasan yang menjadi perhatian berada di Jakarta Pusat, termasuk area Gedung DPR/MPR RI, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan M.H. Thamrin, hingga kawasan Monumen Nasional (Monas).

Imbauan tersebut disampaikan untuk mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas maupun perubahan arus kendaraan akibat pergerakan massa aksi.

Ini Lokasi yang Diimbau Dihindari

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan masyarakat yang hendak melintasi kawasan terdampak diharapkan menyesuaikan waktu perjalanan.

Selain itu, masyarakat diminta mempertimbangkan jalur alternatif apabila kondisi lalu lintas di sekitar lokasi demonstrasi mengalami perubahan.

“Petugas kami siagakan untuk membantu pengaturan lalu lintas dan menjaga mobilitas masyarakat,” kata Budi dalam keterangan resmi, Selasa.

Selain Gedung DPR/MPR RI, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan M.H. Thamrin, dan kawasan Monas, Dishub DKI Jakarta juga mengingatkan masyarakat terhadap sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi berkumpulnya massa.

Beberapa lokasi tersebut meliputi:

  • Gedung DPR/MPR RI

  • Jalan Jenderal Sudirman

  • Jalan M.H. Thamrin

  • Kawasan Monas

  • Tugu Proklamasi

  • LBH Jakarta di Jalan Diponegoro

  • Depan SMPN 8 di Jalan Pegangsaan Barat

Masyarakat yang memiliki aktivitas atau perjalanan di sekitar kawasan tersebut diminta memperhatikan perkembangan situasi sebelum berangkat.

Dishub Siagakan 60 Petugas

Untuk mengantisipasi dampak aksi penyampaian pendapat terhadap kelancaran lalu lintas, Dishub DKI Jakarta menyiagakan sebanyak 60 petugas.

Petugas akan membantu melakukan pengaturan lalu lintas sekaligus menjaga mobilitas masyarakat di tengah potensi peningkatan aktivitas kendaraan dan massa di sejumlah titik.

Budi menjelaskan rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional. Artinya, pengaturan arus kendaraan akan menyesuaikan kondisi dan pergerakan massa yang terjadi di lapangan.

Dishub DKI Jakarta juga akan terus memantau perkembangan situasi selama aksi berlangsung. Pemantauan dilakukan bersama kepolisian dan unsur terkait untuk menentukan langkah pengaturan lalu lintas yang diperlukan.

Masyarakat Diminta Gunakan Jalur Alternatif

Dishub DKI Jakarta mengimbau masyarakat yang harus bepergian di sekitar lokasi demonstrasi untuk mempertimbangkan jalur alternatif guna menghindari potensi kepadatan.

Masyarakat juga diminta mengikuti arahan petugas yang berada di lapangan. Pengendara diimbau berhati-hati dan menyesuaikan perjalanan dengan kondisi lalu lintas terkini.

Selain menggunakan jalur alternatif, masyarakat juga disarankan memanfaatkan transportasi umum apabila kondisi lalu lintas di kawasan terdampak mengalami kepadatan atau perubahan arus.

Pengaturan lalu lintas akan terus disesuaikan dengan perkembangan situasi. Dengan demikian, kondisi di lapangan menjadi pertimbangan utama dalam penerapan rekayasa lalu lintas oleh petugas.

Dishub DKI Jakarta bersama kepolisian dan unsur terkait akan melakukan koordinasi untuk menjaga agar mobilitas masyarakat tetap berjalan di tengah adanya aksi penyampaian pendapat.

Masyarakat yang tidak memiliki kepentingan mendesak di kawasan yang berpotensi terdampak juga diimbau memilih rute lain untuk menghindari gangguan perjalanan.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:59
02:55
07:21
00:52
02:54
02:17

Viral