- Antara
Anggaran Kemenhub 2025 Tembus Rp28,68 Triliun, PNBP Malah Lampaui Target
Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengungkapkan realisasi anggaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sepanjang 2025 mencapai Rp28,68 triliun.
Realisasi tersebut setara dengan 88,88 persen dari pagu efektif anggaran Kemenhub yang ditetapkan sebesar Rp32,27 triliun.
Hal itu disampaikan Dudy dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Kamis (20/8/2026).
"Pada tahun 2025 realisasi anggaran Kementerian Perhubungan mencapai Rp28,68 triliun atau 88,88 persen dari pagu efektif sebesar Rp32,27 triliun," ujar Dudy.
Realisasi Anggaran Berdasarkan Jenis Belanja
Dudy menjelaskan realisasi anggaran Kemenhub pada 2025 terdiri dari beberapa jenis belanja. Belanja pegawai menjadi salah satu pos dengan tingkat realisasi paling tinggi.
Berikut rincian realisasi anggaran Kemenhub berdasarkan jenis belanja:
-
Belanja pegawai: Rp5,55 triliun dari pagu Rp5,64 triliun atau 98,48 persen.
-
Belanja barang: Rp15,99 triliun dari pagu Rp16,82 triliun atau 95,08 persen.
-
Belanja modal: Rp7,14 triliun dari pagu Rp9,81 triliun atau 72,75 persen.
Dari data tersebut, belanja barang menjadi komponen dengan nilai realisasi terbesar, yakni mencapai Rp15,99 triliun. Sementara belanja modal terealisasi Rp7,14 triliun dari pagu yang tersedia.
Rincian Berdasarkan Sumber Dana
Realisasi anggaran Kemenhub juga berasal dari sejumlah sumber pendanaan. Dudy memaparkan realisasi berdasarkan sumber dana mulai dari rupiah murni hingga surat berharga syariah negara (SBSN).
Untuk rupiah murni, realisasinya mencapai Rp17,36 triliun dari pagu Rp17,89 triliun atau 97,03 persen.
Sementara itu, Pinjaman Hibah Luar Negeri (PHLN) terealisasi sebesar Rp2,18 triliun dari pagu Rp3,13 triliun atau 69,59 persen.
Kemudian, dana yang bersumber dari Badan Layanan Umum (BLU) terealisasi Rp2,45 triliun dari pagu Rp2,50 triliun atau 98,18 persen.
Adapun rincian lainnya yakni:
-
Rupiah murni: Rp17,36 triliun dari Rp17,89 triliun atau 97,03 persen.
-
Pinjaman Hibah Luar Negeri (PHLN): Rp2,18 triliun dari Rp3,13 triliun atau 69,59 persen.
-
Badan Layanan Umum (BLU): Rp2,45 triliun dari Rp2,50 triliun atau 98,18 persen.
-
PNBP: Rp4,74 triliun dari Rp4,80 triliun atau 98,94 persen.
-
SBSN: Rp1,92 triliun dari Rp3,19 triliun atau 49,01 persen.
Dudy menyampaikan angka tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Kemenhub untuk memperbaiki kualitas perencanaan dan pelaksanaan anggaran.