news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Logo NU.
Sumber :
  • dok.sosial media X

Muktamar ke-35 NU Akan Digelar di Jombang, Nahdliyin Berharap Sejarah Kelam 2015 Tak Terulang

Muktamar ke-33 NU yang juga berlangsung di Jombang pada 1-5 Agustus 2015 lalu menjadi salah satu catatan sejarah kelam perjalanan Muktamar NU.
Senin, 24 Agustus 2026 - 09:48 WIB
Reporter:
Editor :

“Pemimpin yang lahir dari muktamar harus memiliki legitimasi yang dapat diterima secara lahir maupun batin oleh warga NU,” kata Anis.

Legitimasi tersebut, lanjut dia, penting agar hasil muktamar tidak menimbulkan kesan bahwa keputusan organisasi ditentukan oleh kepentingan tertentu.

Bagi warga Jombang, persoalan tersebut menjadi penting karena mereka akan menjadi bagian dari suasana yang mengiringi pelaksanaan muktamar.

Jangan Sampai Persaingan Nodai Persatuan NU

Warga Jombang berharap dinamika internal organisasi tidak berkembang menjadi konflik terbuka.

Yanto menilai perbedaan pilihan dalam proses pemilihan pemimpin merupakan sesuatu yang wajar. Namun, perbedaan harus tetap ditempatkan dalam koridor musyawarah dan kepentingan organisasi.

Ia berharap para kiai, pengurus, dan peserta muktamar tidak menjadikan persaingan kepemimpinan sebagai alasan untuk mengorbankan persatuan NU. Jombang, menurut Yanto, telah bersiap menerima para peserta dari berbagai daerah. 

Masyarakat ingin muktamar berlangsung dengan suasana yang kondusif sehingga manfaat kehadiran para tamu dapat dirasakan secara langsung oleh warga sekitar.

Di tengah persiapan tersebut, kenangan tentang Muktamar ke-33 menjadi pengingat bahwa forum sebesar muktamar dapat menghadapi kebuntuan ketika perbedaan tidak segera menemukan titik temu.

Muktamar ke-35 kini membawa harapan agar pengalaman tersebut tidak kembali terulang.
Bagi warga, keberhasilan forum bukan hanya diukur dari terpilihnya pemimpin baru, tetapi juga dari proses yang tertib, transparan, dan dapat diterima oleh nahdliyin.

Masyarakat Jombang mungkin tidak memiliki suara dalam ruang persidangan. Namun, mereka tetap menaruh harapan terhadap keputusan yang akan lahir dari forum tersebut.

Muktamar diharapkan berjalan hingga tuntas tanpa deadlock, tidak terseret praktik yang mencederai proses organisasi, serta menghasilkan kepemimpinan yang memiliki legitimasi kuat.

Bagi Yanto dan Anis, harapan itu sederhana: Jombang kembali menjadi tuan rumah muktamar dengan catatan yang lebih baik.

Bukan perdebatan panjang yang diwariskan, melainkan keputusan yang memperkuat organisasi dan membawa NU memasuki fase kepemimpinan berikutnya dengan persatuan yang tetap terjaga.

Hidupkan Ekonomi Masyarakat

Persiapan Muktamar ke-35 NU sudah tampak terlihat di Jombang. Kedatangan ribuan nahdliyin dari berbagai daerah dinilai akan berpotensi menggerakkan ekonomi masyarakat.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:39
09:08
00:57
07:06
02:25
02:15

Viral