news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden Prabowo Subianto.
Sumber :
  • YouTube/Setpres

900 Hektare Hutan dan Lahan Masih Terbakar di Riau, Prabowo: Saya Kira Bisa Segera Padamkan

Presiden Prabowo kemudian memastikan luasan kebakaran yang masih berlangsung saat ini, bukan luas kumulatif sejak awal tahun.
Senin, 24 Agustus 2026 - 11:49 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau sepanjang 2026 telah membakar lebih dari 16.000 hektare. Namun, dari luasan tersebut, sekitar 900 hektare masih terbakar hingga Senin (24/8/2026).

Kondisi tersebut disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau M. Edy Afrizal saat melaporkan perkembangan penanganan karhutla kepada Presiden Prabowo Subianto. Laporan itu disampaikan dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (24/8/2026).

Edy mengatakan peningkatan karhutla di Riau pada 2026 dipicu fenomena El Nino yang disebutnya sangat kuat. Kondisi tersebut membuat ancaman kebakaran meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Mohon izin, untuk kondisi di Provinsi Riau, memang di tahun 2026 ini terjadi peningkatan. Ini memang dipicu oleh fenomena El Nino yang sangat kuat sehingga dibandingkan dengan tahun 2025 ada peningkatan,” kata Edy.

Berdasarkan pemantauan hingga 23 Agustus 2026, terdapat 306 titik panas atau hotspot yang terdeteksi di Riau. Dari jumlah tersebut, tujuh titik telah berkembang menjadi kebakaran dan tersebar di empat kabupaten.

“Untuk pertanggal kemarin, 23 Agustus, terdeteksi hotspot di Provinsi Riau sebanyak 306 titik. Nah, dari hotspot 306 titik ini, yang sudah menjadi terbakar 7 titik, yaitu tersebar di 4 kabupaten,” ujar Edy.

Tujuh titik kebakaran tersebut masing-masing berada di Kabupaten Pelalawan sebanyak satu titik, Indragiri Hilir dua titik, Indragiri Hulu dua titik, dan Kampar dua titik. Dua wilayah yang masih menjadi perhatian utama yakni Kerumutan di Pelalawan dan Rimbo Panjang di Kampar.

“Pertama di Kabupaten Pelalawan 1 titik, Indragiri Hilir 2 titik, Indragiri Hulu 2 titik, Kampar 2 titik. Nah, saat ini yang agak masih cukup besar itu berada di Kabupaten Pelalawan, itu di Kerumutan, dan Kabupaten Kampar di Rimbo Panjang,” kata Edy.

Secara kumulatif, luas lahan yang terbakar di Riau sejak Januari hingga Agustus 2026 mencapai 16.277,50 hektare. Dalam periode yang sama, pemerintah mencatat 10.514 hotspot dan 521 titik yang telah berubah menjadi firespot atau titik kebakaran.

“Selanjutnya untuk luasan terbakar dari di Provinsi Riau dari Januari sampai dengan bulan Agustus ini berjumlah sebanyak 16.277,50 hektar,” ujar Edy.

Meski demikian, sebagian besar titik kebakaran tersebut telah berhasil dipadamkan. Dari 521 firespot yang tercatat sepanjang Januari-Agustus, saat ini tersisa tujuh titik yang masih terbakar.

“Alhamdulillah sudah bisa kita padamkan sehingga tinggal dari 7 titik tadi yang kami sampaikan sebelumnya,” katanya.

Presiden Prabowo kemudian memastikan luasan kebakaran yang masih berlangsung saat ini, bukan luas kumulatif sejak awal tahun. Edy menjelaskan, kebakaran yang masih aktif di tujuh titik tersebut mencakup sekitar 900 hektare.

“Di Kerumutan itu sekitar sudah 700, 700 hektar, kemudian di Rimbo Panjang sekitar 10 hektar, Pak,” kata Edy.

Setelah kembali memperjelas angka tersebut, Edy menyebut total luasan yang masih terbakar di tujuh titik di empat kabupaten mencapai sekitar 900 hektare.

“Lebih kurang sekitar 900 hektar. Terbagi di empat kabupaten,” ujarnya.

Prabowo kemudian menegaskan kembali bahwa angka 16.277,50 hektare merupakan akumulasi luas lahan yang terbakar sepanjang Januari hingga Agustus, sedangkan luas yang masih terbakar saat ini sekitar 900 hektare.

“Jadi dari 16 ribu hektar yang terbakar, sekarang tinggal 900?” tanya Prabowo.

“900 yang terbakar. Mohon izin, Januari sampai Agustus itu saja, Pak, sudah kita padamkan,” jawab Edy.

Mendengar laporan tersebut, Prabowo meminta agar sisa kebakaran seluas sekitar 900 hektare segera dituntaskan. Kepala Negara menyatakan optimistis titik-titik api tersebut dapat segera dipadamkan.

“Oke. Saya terima kasih. Yang 900 ini saya kira bisa segera dipadamkan,” kata Prabowo.

“Siap, Pak Presiden,” jawab Edy. (agr/nba)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:43
06:57
02:58
04:42
01:39
09:08

Viral