- Instagram @surakartahits_
Rektor ISI Surakarta Tindaklanjuti Aksi Mahasiswa Berjoget Tidak Pantas di Pendopo Ageng, Kampus Siapkan Sanksi
tvOnenews.com - Aksi tidak pantas sejumlah mahasiswa yang berjoget di area sakral Pendopo Ageng Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta pada Jumat (21/8/2026) viral di media sosial hingga memicu sorotan tajam warganet.
Rektor ISI Surakarta, Bondet Wrahatnala menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas kejadian beberapa waktu lalu.
“Saya Rektor ISI Surakarta, Dr. Bondet Wrahatnala menyampaikan permintaan maaf atas kejadian video viral aksi tidak pantas oleh sejumlah oknum mahasiswa dalam acara EXPO UKM yang digelar di Pendopo Ageng ISI Surakarta, hari Jumat 21 Agustus 2026,” ungkap Bondet Wrahatnala pada unggahan di akun Instagram @isi_surakarta.
- Instagram @isi_surakarta
Menindaklanjuti aksi tersebut, pihak kampus telah menyiapkan Komite Etik Mahasiswa yang akan melakukan investigasi terhadap para mahasiswa yang bersangkutan.
“Sebagai tindak lanjut, kami menyiapkan Komite Etik Mahasiswa yang bekerjasama dengan Satgas PPK-PT untuk melakukan investigasi terkait kejadian yang viral tersebut,” ujarnya.
Dirinya menegaskan tak menutup kemungkinan akan memberikan sanksi kepada mahasiswa yang terbukti melakukan pelanggaran.
“Tidak menutup kemungkinan untuk memberikan sanksi pada mahasiswa atau pihak-pihak yang terlibat atas dasar keputusan dari Komite Etik Mahasiswa,” tegasnya.
Meski begitu, ia menegaskan tidak adanya keterlibatan mahasiswa baru dalam aksi tersebut.
“Dalam kasus ini tidak ada keterlibatan dari mahasiswa baru, untuk itu kami mengimbau agar tidak menjustifikasi persoalan ini pada mahasiswa baru,” terangnya.
Mahasiswa Berjoget Tidak Pantas di Pendopo
- Kolase tvOnenews.com/ Instagram @pkkmbisiska @isi_solo
Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial menampilkan sejumlah mahasiswa berjoget dengan tidak pantas di Pendopo Ageng GPH. Joyokusuma ISI Surakarta.
Terlihat momen tersebut terjadi saat acara penutupan EXPO UKM ISI Surakarta.
Aksi ini mendapatkan sorotan tajam dari publik lantaran berjoget tidak pantas di Pendopo Ageng, tempat yang dinilai sakral dan beradab.
Penanggung Jawab acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) ISI Surakarta, Muhammad Shidqi Ranuwijaya menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.
“Saya Muhammad Shidqi Ranuwijaya selaku penanggung jawab kegiatan PKKMB mewakilkan seluruh panitia. Kami mengakui atas kelalaian, kesalahan kami dalam melaksanakan kegiatan PKKMB 2026,” ungkap Muhammad Shidqi Ranuwijaya pada akun Instagram resmi BEM ISI Surakarta @pkkmbisiska.
Selain itu, ia juga menyampaikan pernyataan sikap bahwa pihaknya telah memanggil oknum terkait untuk dimintai keterangan terkait aksi tersebut.
(kmr)