- Istimewa
Menkes Budi Gunadi Sadikin Ajak Dokter Indonesia Perkuat Kolaborasi Internasional di Bidang Neurologi
“Parkinson dan movement disorder lainnya sering kali terlambat didiagnosis. Ketika diagnosis dilakukan terlambat, treatment-nya menjadi lebih kompleks, lebih sulit, dan tentunya meningkatkan biaya,” ujar Jusup.
Menurutnya, kondisi tersebut mendorong pihaknya meningkatkan perhatian terhadap Parkinson’s disease dan demensia di Indonesia, dengan salah satunya melalui kolaborasi akademik dengan King’s College London.
Selama tiga tahun terakhir, dokter spesialis neurologi, dokter rehabilitasi medik, serta tenaga kesehatan di bidang rehabilitasi dikirim untuk mengikuti pelatihan bersama King’s College London, termasuk melalui program di Dubai.
Jusup menilai peningkatan pengetahuan tersebut penting karena masih ada anggapan bahwa berbagai perubahan fungsi tubuh pada usia lanjut merupakan sesuatu yang normal dan harus diterima.
“Padahal banyak hal seperti ini sebenarnya bisa diatasi sehingga kualitas hidup para penderitanya dapat ditingkatkan,” tutur dia.