news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mendorong operasi modifikasi cuaca untuk menangani karhutla di Jambi..
Sumber :
  • Kemenhut

Menhut Raja Juli Antoni Dorong Operasi Modifikasi Cuaca untukPerkuat Penanganan Karhutla Jambi

Menhut Raja Juli menyampaikan bahwa modifikasi cuaca diharapkan dapat memicu turunnya hujan sehingga membantu membasahi kawasan rawan serta mempercepat pemadaman karhutla.
Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:52 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah memperkuat langkah pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jambi seiring masih ditemukannya sejumlah titik panas dan panjangnya periode musim kemarau. Salah satu upaya yang disiapkan adalah kembali menjalankan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan Jambi masih menempati urutan keenam secara nasional dalam jumlah titik panas. Kondisi tersebut membuat kewaspadaan tetap diperlukan, terutama karena sebagian wilayah Jambi memiliki karakter lahan gambut yang dalam dan rentan terbakar ketika memasuki periode kering.

Berdasarkan pemantauan BMKG, puncak musim kemarau di Jambi diperkirakan masih berlangsung cukup panjang. Karena itu, Kementerian Kehutanan akan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan OMC yang dijadwalkan berlangsung pada 27–30 Agustus 2026.

Pesawat untuk mendukung operasi tersebut telah disiapkan. Modifikasi cuaca diharapkan dapat memicu turunnya hujan sehingga membantu membasahi kawasan rawan serta mempercepat penurunan jumlah titik panas.

Selain OMC, pemerintah juga membuka kemungkinan memperkuat operasi udara apabila kondisi di lapangan membutuhkan tambahan dukungan. Helikopter dapat dialihkan ke Jambi untuk membantu penanganan karhutla berdasarkan hasil evaluasi kebutuhan Satgas di lapangan.

"Perlindungan terhadap masyarakat turut menjadi perhatian. Pemerintah telah menyiapkan masker sebagai langkah mengurangi dampak kabut asap yang berpotensi muncul akibat kebakaran," ujar Menhut, Selasa (25/8/2026).

Raja Juli Antoni menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan agar perkembangan karhutla di berbagai wilayah Indonesia terus dipantau. Pemerintah daerah juga diminta segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat apabila membutuhkan tambahan personel, peralatan, maupun dukungan operasi.

Upaya pencegahan dinilai sama pentingnya dengan pemadaman. Masyarakat diminta tidak membuka kebun atau lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran yang lebih luas, terutama di kawasan gambut.

Di sisi penegakan hukum, pemerintah memastikan penanganan kasus karhutla dilakukan terhadap siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran. Penindakan dapat menyasar pelaku perorangan maupun perusahaan.

Sementara itu, laporan Satgas Karhutla Jambi mencatat luas lahan yang telah terbakar mencapai lebih dari 916 hektare. Titik panas masih terpantau di sejumlah wilayah, antara lain Desa Lubuk Kepayang di Sarolangun, Pandan Timur di Tanjung Jabung Timur, serta Sungai Gelam di Muaro Jambi.

Penanganan hukum juga terus berjalan. Polda Jambi mencatat tujuh kasus karhutla dengan delapan tersangka yang prosesnya telah masuk tahap penyidikan di sejumlah kepolisian resor. Penyelidikan terhadap kasus lainnya masih dilakukan dan berpotensi menghasilkan tersangka baru.

Setelah mengikuti rapat koordinasi bersama Satgas Karhutla Jambi, Raja Juli Antoni melanjutkan peninjauan langsung menuju salah satu lokasi karhutla di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. (rpi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:01
02:16
01:22
22:18
03:49
05:11

Viral