Ramai Isu Dedi Mulyadi Pindah ke PSI: Tidak Benar!
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi mulyadi membantah kabar yang menyebut dirinya akan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia ( Psi). Dedi menegaskan status politiknya tidak berubah dan masih menjadi kader Partai Gerindra.
Dedi saat ini menjabat Wakil Ketua Umum Dewan Pembina Partai Gerindra. Isu perpindahan partai tersebut mencuat setelah Dedi melakukan safari ke Nusa Tenggara Timur untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak gempa.
Kabar tersebut sempat mengejutkan jajaran Gerindra Jawa Barat. Pengurus partai kemudian melakukan konfirmasi langsung kepada Dedi terkait isu tersebut.
Dedi memastikan dirinya masih berada di Partai Gerindra. Ia membantah adanya rencana untuk berpindah ke PSI.
Terlepas dari isu politik tersebut, kinerja Dedi sebagai Gubernur Jawa Barat mendapat tingkat kepuasan publik yang tinggi. Survei Indikator Politik Indonesia yang digelar pada 30 Januari hingga 8 Februari 2026 mencatat 95,5 persen masyarakat Jawa Barat puas terhadap kinerja Dedi.
Survei tersebut melibatkan 800 responden yang tersebar di 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat. Tingkat kepuasan 95,5 persen menempatkan kinerja Dedi dalam kategori sangat tinggi.
Penilaian positif terhadap kinerja Dedi tercatat di berbagai kelompok demografi dan wilayah. Sejumlah kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dinilai turut mendorong tingginya tingkat kepuasan masyarakat.
Kebijakan tersebut antara lain penghapusan denda dan tunggakan pajak kendaraan, program pendidikan, pembangunan dan perbaikan infrastruktur, layanan kesehatan, serta kebijakan lingkungan.
Di sektor pendidikan, masyarakat memberikan perhatian terhadap kebijakan larangan study tour, penerapan jam malam bagi siswa, serta penanganan siswa bermasalah.
Sementara di bidang infrastruktur, pembangunan jalan, penerangan jalan umum, dan pemasangan listrik gratis mendapat penilaian positif dari masyarakat.
Kebijakan lingkungan seperti normalisasi sungai dan penertiban tambang ilegal juga menjadi sejumlah program yang mendapat perhatian publik Jawa Barat.