- ANTARA
Kebakaran Way Kambas Meluas, Pemadaman Diperkuat Water Bombing dan Drone Thermal
Penanganan di darat tersebut kemudian diperkuat penyiraman melalui udara. Tim juga menyiapkan drone penyemprot dengan kapasitas yang beragam untuk membantu menangani titik api yang tidak dapat didatangi melalui akses darat.
"Siang ini kita menyiapkan penanganan water bombing untuk menyirami titik hotspot agar suhunya turun. Selain itu, kami mendatangkan drone semprot berkapasitas 16 liter, 30 liter, hingga 100 liter yang bisa beroperasi bolak-balik menyiram kawasan yang tidak bisa dijangkau dengan jalan kaki," tambah Kristomei.
Pengoperasian drone semprot diharapkan dapat memperluas jangkauan pemadaman, terutama pada lokasi yang tidak dapat dilalui kendaraan ataupun didatangi personel.
Lebih dari 800 Hektar Terdampak
Data penanganan menunjukkan kebakaran melanda sejumlah bagian kawasan TNWK dalam beberapa hari terakhir.
Pada 21-22 Agustus 2026, luas area yang terdampak api di wilayah Braja Harjosari diperkirakan mencapai 673 hektar.
Kebakaran kemudian kembali ditemukan pada 23-24 Agustus di wilayah Braja Kencana dan Braja Luhur dengan luas sekitar 123 hektar.
Selain itu, kawasan Rantau Jaya juga mengalami kebakaran dengan luasan sekitar 6,4 hektar.
Dengan demikian, total area yang terdampak berdasarkan data tersebut mencapai sekitar 802,4 hektar.
Kristomei menyebut vegetasi yang terbakar didominasi savana dan padang alang-alang. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian dalam upaya pengendalian kebakaran di kawasan konservasi.
"Langkah cepat ini diprioritaskan untuk mengamankan kawasan TNWK sekaligus melindungi satwa liar dilindungi seperti gajah dan badak sumatra dari dampak asap dan api," kata Kristomei.
Hingga kini, operasi penanganan karhutla di TNWK masih berjalan. Tim gabungan mengombinasikan pemantauan dari udara, penyiraman menggunakan helikopter, penggunaan drone semprot, serta pengerahan pasukan di darat.
Pemantauan terhadap hotspot dan bara api juga terus dilakukan untuk mencegah munculnya kebakaran baru. Selain mengendalikan api, petugas berupaya menjaga kawasan konservasi dan melindungi habitat satwa liar yang berada di dalam TN Way Kambas. (nba)