- Istimewa
Polisi Ungkap Motif Revaldo Kembali Pakai Narkoba
Jakarta, tvOnenews.com - Polres Metro Jakarta Barat mengungkap alasan artis Revaldo Fifaldi kembali menggunakan narkoba meski sebelumnya sudah tiga kali terjerat perkara serupa.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi mengatakan, Revaldo mengaku menggunakan narkoba untuk menunjang kondisi fisiknya. Aktor tersebut menyebut narkoba membuat tubuhnya terasa lebih bugar dan membantu menjaga stamina.
"Kita bertanya kenapa dia memakai lagi, alasannya adalah karena supaya badannya fit, kemudian supaya tenaganya kuat dan sebagainya. Bahkan, sesekali dia memakai karena lagi banyak pikiran," kata Nasriadi kepada wartawan di Jakarta, Rabu (26/8/2026)
Polisi masih belum menggali lebih jauh alasan psikologis yang melatarbelakangi Revaldo kembali mengonsumsi narkoba. Penyidik saat ini memusatkan penanganan perkara pada dugaan penggunaan dan kepemilikan narkotika.
"Nah, kita tidak mendalami pikirannya apa, kita fokus kepada dia menggunakan, menyimpan narkotika itu," katanya.
Penyidik juga belum dapat memastikan sejak kapan Revaldo kembali menggunakan narkoba setelah terakhir kali tersandung perkara pada 2023. Polisi masih mencocokkan keterangan tersangka karena informasi yang diberikan dalam pemeriksaan belum konsisten.
"Dia pakai berapa lamanya kita masih dalami. Artinya, keterangan yang bersangkutan kan belum kita kita simpulkan secara sempurna, karena kadang-kadang penyampaian itu berubah-ubah," ujarnya.
Ditangkap di Apartemen
Penangkapan Revaldo dilakukan setelah polisi memperoleh informasi mengenai dugaan transaksi narkotika di Apartmen Altiz, Jalan Bintaro Utama 3A No.1, Kelurahan Pondok Karya, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat bergerak menuju lokasi. Sesampainya di apartemen, petugas menemukan seorang pria yang gerak-geriknya dianggap mencurigakan dan memiliki ciri-ciri sesuai dengan informasi yang diterima.
"Selanjutnya anggota Satuan Narkoba Jakarta Barat menuju ke alamat tersebut. Sesampai di lokasi, tim melihat seseorang yang mencurigakan dengan ciri-ciri sesuai informasi (artis Revaldo)," tutur Nasriadi.
Petugas kemudian mengamankan Revaldo untuk menjalani pemeriksaan. Polisi turut menyita sejumlah barang yang ditemukan di lokasi penangkapan.
"Dari hasil penggeledahan, ditemukan barang bukti tiga plastik klip bekas sabu, dua korek, tiga pipet, tiga bong, setengah butir alprazolam, setengah butir sanax, dua kotak penyimpanan dan satu unif handphone milik tersangka RF yang di temukan di rak sepatu," katanya.
Setelah ditangkap, penyidik melakukan pemeriksaan awal terhadap Revaldo untuk mengetahui sumber narkotika yang diduga berada dalam penguasaannya.
Sabu Dibeli Rp650 Ribu
Dari pemeriksaan tersebut, Revaldo memberikan informasi kepada polisi mengenai cara memperoleh sabu yang digunakannya.
"Kemudian tim melakukan interogasi terhadap tersangka RF. Dari hasil interogasi, barang bukti sabu dibeli dari seseorang seharga Rp650 ribu dengan cara memesan sabu-sabu setengah gram dan dibayar dengan cara transfer," ujarnya.
Berdasarkan keterangan itu, polisi masih melakukan pendalaman terhadap pihak yang diduga memasok sabu kepada Revaldo, termasuk menelusuri transaksi pembelian narkotika tersebut.
Revaldo bersama seluruh barang bukti yang diamankan kemudian dibawa ke Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat. Pemeriksaan lanjutan dilakukan untuk mengungkap secara lebih lengkap perkara dugaan penyalahgunaan dan kepemilikan narkotika tersebut. (ant/nba)