- Antara
Prabowo Instruksikan Sekolah Darurat di NTT: Sekolah Enggak Boleh Berhenti
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa sektor pendidikan harus menjadi prioritas utama dalam penanganan pascabencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Prabowo menginstruksikan jajarannya untuk segera mendirikan sekolah darurat agar proses belajar mengajar anak-anak terdampak tidak terputus.
Instruksi ini disampaikan Presiden saat memimpin rapat koordinasi di Markas Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 834/Wakanga Mere, Desa Tonggurambang, Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada Rabu (26/8).
“Sekolah enggak boleh berhenti, jadi tambah tenda,” tegas Prabowo di hadapan para pejabat pemerintah pusat, unsur TNI-Polri, serta jajaran pemerintah daerah.
Perintah tersebut muncul sebagai respons atas laporan dari Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus, yang mengungkapkan kondisi memprihatinkan fasilitas pendidikan di wilayahnya.
Menurut data yang ada, gempa yang mengguncang pada 15 Agustus 2026 lalu telah melumpuhkan mayoritas bangunan sekolah di Nagekeo.
“Sekolah-sekolah kami di Nagekeo ini 80 persen tidak bisa berfungsi dengan baik. Jadi, saya mohon bantuan Bapak untuk memperhatikan dengan kementerian terkait supaya bisa menghadirkan tenda-tenda untuk belajar,” ungkap Simplisius.
Menanggapi kebutuhan mendesak tersebut, Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto memastikan bahwa pihak pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) serta BNPB sudah mulai menyalurkan bantuan sarana belajar sementara.
Tenda-tenda darurat yang disediakan mampu menampung sekitar 40 hingga 45 siswa.
“Kementerian Dikdasmen juga sudah menyiapkan tenda-tenda sekolah, sekarang sedang dalam proses pengiriman,” jelas Suharyanto.
Setelah menyelesaikan rapat koordinasi, Presiden Prabowo langsung meninjau kondisi masyarakat di posko pengungsian Kabupaten Nagekeo.
Kepada warga, beliau memberikan jaminan bahwa perbaikan infrastruktur akan dilakukan secara bertahap, namun sekolah harus tetap dibuka secepat mungkin demi masa depan siswa.
“Sudah kita siapkan perbaikan-perbaikan, langkah-langkah sementara supaya sekolah bisa segera buka, segera kita jalankan mungkin untuk keamanan, sekolah-sekolah mungkin di tenda dulu,” ujar Prabowo kepada para pengungsi.
Presiden memberikan pesan penguatan moral bagi warga NTT yang tengah berjuang memulihkan diri dari dampak bencana. Beliau memastikan kehadiran negara akan terus dirasakan hingga situasi kembali kondusif.